Sabtu, 28 Mei 2011

Drive Thru Naik Dokar Ditolak McDonalds Akhirnya Pindah Ke KFC

Kebijakan kaku sebuah restoran
kadang membuat pelanggan
pindah haluan. Seperti yang
terjadi di Alfreton, Debyshire,
Inggris. Hanya gara-gara
memakai kereta kuda, pelayan
restoran cepat saji menolak
melayani Debbie Murden dan
pacarnya, Ashley Macro. Siang
itu, keduanya berkendara dari
rumah Debbie di kawasan
Pinxton. Jaraknya beberapa
kilometer dari McDonald. Mereka
bermaksud membeli makan siang,
termasuk wortel untuk kuda.
Pelanggan adalah raja mestinya
dimengerti penjual produk
maupun layanan.

Sesampainya di layanan “tanpa
turun”, pelayan McDonald
menolak dengan alasan
kesehatan dan keamanan.
Jaringan restoran ini memang
menolak layanan‘”tanpa turun”
bagi konsumen yang naik kuda
atau kereta kuda. Tentu saja
perempuan lajang itu kecewa
karena dua pekan sebelumnya ia
juga datang ke sana dan dilayani
dengan baik.“Ini sebuah kejutan
bagi saya karena saya tidak
pernah ditolak,” kata Debby
seraya menambahkan ia juga
sering masuk ke pub atau
restoran lain.

Lantas mereka membeli makan di
pesaing McDonald, yakni
Kentucky Fried Chicken (KFC)
yang letaknya tidak begitu jauh
dari sana. Pilihan Debbie tak
salah. Ia dilayani dengan baik dan
bisa kembali lagi kapan saja.
“Kami senang melayani Nona
Debby dan siap menerima kapan
saja,” ujar seorang juru bicara
KFC.
Perlakuan McDonald itu rupanya
membuat Debbie sakit hati. Ia
pun bersumpah baru mau balik
ke McDonald jika mereka minta
maaf.“Namun, mulai sekarang
saya akan menjadi pelanggan
KFC,” ujarnya. Namun,
tampaknya, ia bakal terus
menjadi pelanggan KFC lantaran
McDonald tetap pada pendirian
mereka.“Kami akan memastikan
kebijakan ini dipahami semua
karyawan, sehingga inkonsistensi
terhindar,” kata seorang juru
bicara McDonald.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar