Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wasallam bersabda, “Al-Mahdi itu
dari keturunanku, lebar dahinya
dan mancung hidungnya. Ia
memenuhi bumi dengan kejujuran
dan keadilan sebagaimana
sebelumnya bumi dipenuhi dengan
kezhaliman dan penganiayaan. Ia
berkuasa selama tujuh tahun. ”
[HR. Abu Dawud 11:375 dan Al
Hakim dari Abi Sa'id Al Khudri.
Berkata Ibn Qayyim Al Jauziyyah
dalam kitab Al Manar Al Munif:
"Sanadnya adalah baik"/ Hadits
ini dihasankan oleh Al Albani
dalam Kitab Takhrijul Misykat dan
Shahih Al Jami'].
Telah bersabda Rasulullah
shalallahu‘alaihi wasallam
“Sungguh bumi ini akan dipenuhi
oleh kezhaiman dan kesemena-
menaan. Dan apabila kezhaliman
serta kesemena-menaan itu
telah penuh, maka Allah
Subhanahu wa Ta’ala akan
mengutus seorang laki-laki yang
berasal dari umatku, namanya
seperti namaku, dan nama
bapaknya seperti nama bapakku
(Muhammad bin‘Abdullah). Maka
ia akan memenuhi bumi dengan
keadilan dan kemakmuran
sebagaimana ia (bumi) telah
dipenuhi sebelum itu oleh
kezhaliman dan kesemena-
menaan. Di waktu itu langit tidak
akan menahan setetes pun dari
tetesan airnya, dan bumi pujn
tidak akan menahan sedikitpun
dari tanaman-tanamannya. Maka
ia akan hidup bersama kamu
selama 7 tahun atau 8 tahun,
dan paling lama 9 tahun.” [HR.
Thabrani, Al Bazzar dan Abu
Nu'aim. Imam Suyuthi telah
menunjukkan akan kesahihannya
dalam Kitab Al Jami'. Dishahihkan
juga oleh Al-Bani dalam kitab As
Silsilah Ash Shahihah nomor 1529]
Telah bersabda Rasulullah
Shalallhu‘alaihi wasallam, “Mahdi
berasal dari umatku, yang akan
diishlah oleh Allah dalam satu
malam.” [HR. Ahmad dalam Musnad
dan Ibn Majah dalam Sunannya
dari 'Ali Radhiallahu 'anhu. Juga
dishahihkan oleh syaikh Ahmad
Syakir ketika memberikan
komentarnya dalam Musnad
Ahmad. Serta dishahihkan Al
Albani dalam Ash Shahihah
nomor 237]
Telah bersabda Rasulullah
shalallahu‘alaihi wasallam, “Mahdi
berasal dari umatku, dari
keturunan anak cucukku.”[HR.
Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al
Hakim dari Ummu Salamah, Imam
Suyuthi menunjukkan akan
keshahihannya, dalam Kitab Jami'.
Telah berkata Al Albani,
"Sanadnya baik, dimana semua
perawinya adalah tsiqah, dan ia
punya banyak penguat (saksi)."
Lihat pula dalam kitab As Silsilah
Ash Shahihah, 1:108. Pembicaraan
tentang hadist ini adalah
panjang, maka bagi siapa yang
ingin mengetahui lebih mendalam,
silakan merujuk kepada referensi
yang ada tersebut].
Telah bersabda Rasulullah
shalallahu‘alaihi wasallam, “Pada
akhir zaman akan muncul
seorang khalifah yang berasal
dari umatku, yang akan
melimpahkan harta kekayaan
selimpah-limpahnya. Dan ia sama
sekali tidak akan menghitung-
hitungnya.”[HR. Ahmad dalam
Musnadnya, dan oleh Muslim
dalam Shahihnya dari hadits Jabir
bin 'Abdullah serta Abi Sa'id Al
Khudri]
Rasulullah saw bersabda, “Tidak
tersisa di dunia ini, kecuali ada
suatu hari yang akan
dipanjangkan Allah hingga Ia
mengutus seseorang dariku atau
ahli bait, namanya sesuai dengan
namaku, nama ayahnya sama
dengan nama ayahku, dia akan
memenuhi bumi dengan keadilan
sebagaimana sebelumnya
dipenuhi dengan kezhaliman.” [HR.
Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah,
dan Ahmad. As-Suyuthi
mengatakan hadits ini hasan)
Ibnu Katsir berkata, "Dia
bernama Muhammad bin Abdullah
Al Alawi Al Fatimi Al Hasani." [Al
Fitan wa Malahim: 29]
As Samhudi berkata, “Dari
beberapa penjelasan hadits atas
tersebut ditetapkan bahwa Al-
Mahdi merupakan keturunan
Fatimah, sedang dalam sunan Abu
Dawud disebutkan bahwa dia
anak keturunan Hasan yang
meninggalkan kekhalifahan
karena Allah dan belas kasih
kepada umatnya.” [Faidhul Qadir:
6/279]
Muhammad bin Abdillah Al-Mahdi
adalah seorang pemuda yang
usianya hampir mencapai empat
puluh tahun, warna kulitnya
coklat, dahinya lebar, hidungnya
mancung, bagian tengahnya agak
cembung dan indah dilihat. Gigi
serinya berkilat indah,
berjenggot tebal, pada pilinya
ada tahi lalat. Wajahnya seperti
bintang bercahaya. Postur
tubuhnya tegap dan tergolong
pria yang memiliki daging sedikit
(tidak gemuk). Bicaranya gagap,
jika ucapannya lambat, ia
memukul paha kirinya dengan
tangan kanannya, sehingga
ucapannya menjadi lancar. Sifat-
sifat di atas termuat dalam
beberapa hadits shahih, namun
sebagian hanya tercantum dalam
atsar yang masih diperselisihkan
sanadnya. [Di antaranya adalah
tentang sifat beliau "jika
berbicara gagap dan ia memukul
paha kirinya dengan tangan
kanannya sehingga ucapannya
menjadi lancar" Riwayat ini
sangat lemah, karena perawi-
perawi lemah, diantaranya Al-
Walid, Risydin, Ibnu Lahi'ah dan
Maimun Al Qaddah sehingga tidak
mungkin dijadikan hujjah]
hy...welcome to my blogs. Makasih udah mau berkunjung kesini. Silakan follow me or comment my post,..
Tampilkan postingan dengan label Islamic World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islamic World. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Juni 2011
Ternyata Imam Mahdi Orang INDONESIA?
Saya akan menyampaikan
beberapa isi dari buku“Oktober
2015 Imam Mahdi Akan Datang”
dari penulis Jaber Bolushi. Penulis
buku tersebut mengakui
sekarang kita sudah berada di
akhir zaman dimana tanda-tanda
dekatnya kiamat sudah terjadi
sekitar 95% jadi tanda-tanda
yang belum muncul tinggal 5%
saja. Percayalah bahwa Kiamat
sudah dekat, bahkan pernah ada
film-nya di SCTV“Kiamat Sudah
Dekat”. Buku ini mengambil
sumber utama-nya dari Al-Quran.
Jadi Al-Quran sungguh hebat,
peristiwa yang sudah terjadi
atau yang akan terjadi ternyata
bisa diketahui dengan
mempelajari Al-Quran.
Ramalan2 pada buku tersebut
adalah:
2008 => Israel akan memperluas
daerahnya. Terjadi pengusiran
besar-besaran rakyat Palestina
oleh kaum Yahudi tersebut.
Mereka akan menentukan garis
batas akhir negara Israel dan
membangun pemukiman besar di
Palestina bagi kaum Yahudi.
2010 => Atas kebijakan presiden
baru AS, ia akan menarik
pasukannya yang berada di Iraq.
Karena AS akan mencoba
menaklukkan negara-negara lain,
seperti Sudan, Mesir dan Syria.
2014 => Dimulainya Perang Dunia
ke 3
21 Maret – 9 Mei 2014 => Terjadi
perubahan cuaca yang amat
radikal akibat asteroid yang
mendekat (atau mungkin
menabrak) Bumi. Terjadi hujan
yang sangat lebat selama 50 hari
tersebut, menyebabkan
rusaknya hampir seluruh lahan
pertanian di Bumi. Bencana
tersebut adalah bencana
terbesar yang pernah terjadi
semenjak Adam as turun ke Bumi.
Bulan-bulan awal 2015 => AS
menguasai Sudan, lalu memasuki
Mesir namun gagal
menaklukannya.
April 2015 => Munculnya Sufyani
sebagai pemimpin kejam di
Damaskus, Syria.
23 Ramadhan tahun itu =>
Seruan yang datang dari langit
yang menandakan Imam Mahdi
akan datang dan menyuruh
manusia untuk mengikuti ajaran
Imam Mahdi. Seruan itu datang
ke seluruh tempat di dunia dalam
bahasa masing-masing dan dapat
dimengerti oleh seluruh manusia.
Oktober 2015 => Asteroid kecil
yang menubruk Missisipi di AS,
menyebabkan kekacauan besar
di AS.
23 Oktober 2015 => Imam Mahdi
muncul di Mekkah.
(Saya mendapat informasi dari
orang soleh dan beriman bukan
dukun / tukang sihir bahwa Imam
Mahdi sebetulnya sudah ada
namun dihilangkan ke alam lain
oleh Allah sama seperti Nabi Isa
(kalo tidak salah dihilangkan
tahun 1927 atau 1935 saya lupa
dicari catatan sudah hilang), jadi
Imam Mahdi akan muncul lagi ke
bumi secara langsung di Mekah.
Jadi percuma mencari Imam Mahdi
sekarang tidak akan ketemu,
karena telah dihilangkan oleh
Allah SWT.Dan Ini juga
mengagetkan saya, bahwa
Imam Mahdi yang kita
tunggu itu ternyata orang
Indonesia dari sebuah kota
kecil di Jawa Tengah, awalnya
saya tidak percaya, dugaan saya
Imam Mahdi pastinya orang arab
tapi ternyata ya benar Imam
Mahdi adalah seseorang dari
Jawa Tengah tersebut, ciri-
cirinya juga mirip namanya sama
dengan nabi Muhammad, yakni
Muhammad bin Abdullah dan
banyak ciri-ciri lainnya, namun
beliau ini sudah meninggal
(dihilangkan) dan akan muncul
lagi tahun Oktober 2015).
24 Oktober 2015 => Imam Mahdi
dibai’at di Ka’bah.
Kemudian => Pasukan Sufyani
bergerak menuju Kuffah dan
menimbulkan kekacauan besar
disana, namun kemudian dapat
ditumpas. Sedangkan itu pasukan
yang lain bergerak menuju
Madinah dan menghancurkan
kota tersebut termasuk Masjid
Nabawi. Pasukan tersebut ingin
membunuh Imam Mahdi di
Mekkah, namun ditumpas oleh
pasukan malaikat.
Kemudian => Pasukan Imam Mahdi
bergerak menuju Kuffah dan
mendirikan pusat pemerintahan
disana.
Februari 2016 => Asteroid kedua
yang menubruk pantai barat AS,
AS semakin menuju jurang
kehancuran.
11 September 2018 => Nabi Isa
as datang dari langit untuk
membantu Imam Mahdi dalam misi
Islam.
1 Februari 2019 => AS hancur.
Februari 2019 => Israel
menghancurkan Masjidil Aqsha.
2019 – 2021 => Kaum Yahudi dari
seluruh dunia berbondong-
bondong ke Israel. Terjadi
eksodus besar-besaran pada
masa ini.
7 Agustus 2022 => Imam Mahdi
merebut Jerusalem, Israel pun
hancur. Tanggal ini berpapasan
dengan Tish B’Av, hari besar
dalam Yahudi yang merupakan
hari kehancuran I Haikal Solomon
oleh Raja Nebuchadnezzar dan
kehancuran II Haikal Solomon oleh
Raja Titus.
Saya tidak tahu kebenarannya
seberapa benar, tapi setidaknya,
dengan adanya ini kita bisa
membuka hati untuk semakin
mendekatkan diri kepada
ALLAH.SWT.
Dalam posting ini saya bertujuan
untuk mencari kebenaran isi
buku itu, karna pada dasarnya
saya sangat tidak percaya atas
kutipan diatas apakah benar
atau salah. Saya sangat
berharap anda membenarkan
dari isi buku yang lagi heboh itu.
Mohon untuk saudara-saudara
muslim membenarkannya.
Semoga kita semua selalu dalam
lindungan dan ampunan
ALLAH.SWT. amiin.
beberapa isi dari buku“Oktober
2015 Imam Mahdi Akan Datang”
dari penulis Jaber Bolushi. Penulis
buku tersebut mengakui
sekarang kita sudah berada di
akhir zaman dimana tanda-tanda
dekatnya kiamat sudah terjadi
sekitar 95% jadi tanda-tanda
yang belum muncul tinggal 5%
saja. Percayalah bahwa Kiamat
sudah dekat, bahkan pernah ada
film-nya di SCTV“Kiamat Sudah
Dekat”. Buku ini mengambil
sumber utama-nya dari Al-Quran.
Jadi Al-Quran sungguh hebat,
peristiwa yang sudah terjadi
atau yang akan terjadi ternyata
bisa diketahui dengan
mempelajari Al-Quran.
Ramalan2 pada buku tersebut
adalah:
2008 => Israel akan memperluas
daerahnya. Terjadi pengusiran
besar-besaran rakyat Palestina
oleh kaum Yahudi tersebut.
Mereka akan menentukan garis
batas akhir negara Israel dan
membangun pemukiman besar di
Palestina bagi kaum Yahudi.
2010 => Atas kebijakan presiden
baru AS, ia akan menarik
pasukannya yang berada di Iraq.
Karena AS akan mencoba
menaklukkan negara-negara lain,
seperti Sudan, Mesir dan Syria.
2014 => Dimulainya Perang Dunia
ke 3
21 Maret – 9 Mei 2014 => Terjadi
perubahan cuaca yang amat
radikal akibat asteroid yang
mendekat (atau mungkin
menabrak) Bumi. Terjadi hujan
yang sangat lebat selama 50 hari
tersebut, menyebabkan
rusaknya hampir seluruh lahan
pertanian di Bumi. Bencana
tersebut adalah bencana
terbesar yang pernah terjadi
semenjak Adam as turun ke Bumi.
Bulan-bulan awal 2015 => AS
menguasai Sudan, lalu memasuki
Mesir namun gagal
menaklukannya.
April 2015 => Munculnya Sufyani
sebagai pemimpin kejam di
Damaskus, Syria.
23 Ramadhan tahun itu =>
Seruan yang datang dari langit
yang menandakan Imam Mahdi
akan datang dan menyuruh
manusia untuk mengikuti ajaran
Imam Mahdi. Seruan itu datang
ke seluruh tempat di dunia dalam
bahasa masing-masing dan dapat
dimengerti oleh seluruh manusia.
Oktober 2015 => Asteroid kecil
yang menubruk Missisipi di AS,
menyebabkan kekacauan besar
di AS.
23 Oktober 2015 => Imam Mahdi
muncul di Mekkah.
(Saya mendapat informasi dari
orang soleh dan beriman bukan
dukun / tukang sihir bahwa Imam
Mahdi sebetulnya sudah ada
namun dihilangkan ke alam lain
oleh Allah sama seperti Nabi Isa
(kalo tidak salah dihilangkan
tahun 1927 atau 1935 saya lupa
dicari catatan sudah hilang), jadi
Imam Mahdi akan muncul lagi ke
bumi secara langsung di Mekah.
Jadi percuma mencari Imam Mahdi
sekarang tidak akan ketemu,
karena telah dihilangkan oleh
Allah SWT.Dan Ini juga
mengagetkan saya, bahwa
Imam Mahdi yang kita
tunggu itu ternyata orang
Indonesia dari sebuah kota
kecil di Jawa Tengah, awalnya
saya tidak percaya, dugaan saya
Imam Mahdi pastinya orang arab
tapi ternyata ya benar Imam
Mahdi adalah seseorang dari
Jawa Tengah tersebut, ciri-
cirinya juga mirip namanya sama
dengan nabi Muhammad, yakni
Muhammad bin Abdullah dan
banyak ciri-ciri lainnya, namun
beliau ini sudah meninggal
(dihilangkan) dan akan muncul
lagi tahun Oktober 2015).
24 Oktober 2015 => Imam Mahdi
dibai’at di Ka’bah.
Kemudian => Pasukan Sufyani
bergerak menuju Kuffah dan
menimbulkan kekacauan besar
disana, namun kemudian dapat
ditumpas. Sedangkan itu pasukan
yang lain bergerak menuju
Madinah dan menghancurkan
kota tersebut termasuk Masjid
Nabawi. Pasukan tersebut ingin
membunuh Imam Mahdi di
Mekkah, namun ditumpas oleh
pasukan malaikat.
Kemudian => Pasukan Imam Mahdi
bergerak menuju Kuffah dan
mendirikan pusat pemerintahan
disana.
Februari 2016 => Asteroid kedua
yang menubruk pantai barat AS,
AS semakin menuju jurang
kehancuran.
11 September 2018 => Nabi Isa
as datang dari langit untuk
membantu Imam Mahdi dalam misi
Islam.
1 Februari 2019 => AS hancur.
Februari 2019 => Israel
menghancurkan Masjidil Aqsha.
2019 – 2021 => Kaum Yahudi dari
seluruh dunia berbondong-
bondong ke Israel. Terjadi
eksodus besar-besaran pada
masa ini.
7 Agustus 2022 => Imam Mahdi
merebut Jerusalem, Israel pun
hancur. Tanggal ini berpapasan
dengan Tish B’Av, hari besar
dalam Yahudi yang merupakan
hari kehancuran I Haikal Solomon
oleh Raja Nebuchadnezzar dan
kehancuran II Haikal Solomon oleh
Raja Titus.
Saya tidak tahu kebenarannya
seberapa benar, tapi setidaknya,
dengan adanya ini kita bisa
membuka hati untuk semakin
mendekatkan diri kepada
ALLAH.SWT.
Dalam posting ini saya bertujuan
untuk mencari kebenaran isi
buku itu, karna pada dasarnya
saya sangat tidak percaya atas
kutipan diatas apakah benar
atau salah. Saya sangat
berharap anda membenarkan
dari isi buku yang lagi heboh itu.
Mohon untuk saudara-saudara
muslim membenarkannya.
Semoga kita semua selalu dalam
lindungan dan ampunan
ALLAH.SWT. amiin.
Tanda-tanda Kemunculan Imam Mahdi
Para ulama membagi Tanda-
tanda Akhir Zaman menjadi
dua. Ada Tanda-tanda Kecil
dan ada Tanda-tanda Besar
Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil
jumlahnya sangat banyak dan
datang terlebih dahulu.
Sedangkan Tanda-tanda Besar
datang kemudian jumlahnya
ada sepuluh. Alhamdulillah, Allah
sayang sama umat manusia.
Sehingga Allah datangkan
tanda-tanda kecil dalam jumlah
banyak sebelum datangnya
tanda-tanda besar. Dengan
demikian manusia diberi
kesempatan cukup lama untuk
merenung dan bertaubat
sebelum tanda-tanda besar
berdatangan.
Banyak pendapat mengatakan
bahwa kondisi dunia dewasa ini
berada di ambang datangnya
tanda-tanda besar Kiamat.
Karena di masa kita hidup
dewasa ini sudah sedemikian
banyak tanda-tanda kecil yang
bermunculan. Praktis hampir
seluruh tanda-tanda kecil
kiamat yang disebutkan oleh
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsudah muncul semua di
zaman kita. Maka kedatangan
tanda-tanda besar tersebut
hanya masalah waktu. Tanda
besar pertama yang bakal
datang ialah keluarnya Dajjal.
Namun sebagian ulama
berpendapat bahwa sebelum
munculnya Dajjal harus datang
terlebih dahulu Tanda
Penghubung antara tanda-
tanda kecil kiamat dengan
tanda-tanda besarnya. Tanda
Penghubung dimaksud ialah
diutusnya Imam Mahdi ke muka
bumi.
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammengisyaratkan bahwa
Imam Mahdi pasti datang di
akhir zaman. Ia akan memimpin
ummat Islam keluar dari
kegelapan kezaliman dan
kesewenang-wenangan menuju
cahaya keadilan dan kejujuran
yang menerangi dunia
seluruhnya. Ia akan
menghantarkan kita
meninggalkan babak keempat
era para penguasa diktator
yang memaksakan kehendak
dan mengabaikan kehendak
Allah dan RasulNya dewasa ini
menuju babak kelima yaitu
tegaknya kembali kekhalifahan
Islam yang mengikuti manhaj,
sistem atau metode Kenabian.
ﻟَﻮْ ﻟَﻢْ ﻳَﺒْﻖَ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ
ﻳَﻮْﻡٌ ﻟَﻄَﻮَّﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺒْﻌَﺚَ ﻓِﻴﻪِ
ﺭﺟﻞ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻲ
ﻳُﻮَﺍﻃِﺊُ ﺍﺳْﻤُﻪُ ﺍﺳْﻤِﻲ
ﻭَﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻴﻪِ ﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻲ
ﻳَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ
ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﻇُﻠْﻤًﺎ ﻭَﺟَﻮْﺭًﺍ
“Andaikan dunia tinggal sehari
sungguh Allah akan panjangkan
hari tersebut sehingga diutus
padanya seorang lelaki dari
ahli baitku namanya serupa
namaku dan nama ayahnya
serupa nama ayahku. Ia akan
penuhi bumi dengan kejujuran
dan keadilan sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kezaliman dan
penganiayaan.” (HR abu Dawud
9435)
Lelaki keturunan Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamtersebut adalah Imam
Mahdi. Ia akan diizinkan Allah
untuk merubah keadaan dunia
yang penuh kezaliman dan
penganiayaan menjadi penuh
kejujuran dan keadilan.
Subhanallah...! Beliau tentunya
tidak akan mengajak ummat
Islam berpindah babak melalui
perjalanan tenang dan senang
laksana melewati taman-taman
bunga indah atau melalui meja
perundingan dengan penguasa
zalim dewasa ini apalagi dengan
mengandalkan sekedar
”permainan kotak suara”..!
Imam Mahdi akan
mengantarkan ummat Islam
menuju babak Khilafatun’ala
Minhaj An-Nubuwwah melalui
jalan yang telah ditempuh Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamdan para sahabatnya,
yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.
Imam Mahdi akan berperan
sebagai panglima perang
ummat Islam di akhir zaman.
Beliau akan mengajak ummat
Islam untuk memerangi para
Mulkan Jabriyyan (Para
Penguasa Diktator) yang telah
lama bercokol di berbagai
negeri-negeri di dunia
menjalankan kekuasaan
dengan ideologi penghambaan
manusia kepada sesama
manusia. Bila Allah mengizinkan
Imam Mahdi untuk menang
dalam berbagai perang yang
dipimpinnya, maka pada
akhirnya ia akan memimpin
dengan pola kepemimpinan
berideologi aqidah Tauhid,
yaitu penghambaan manusia
kepada Allah semata. Banyak
ghazawat (perang) akan
dipimpin Imam Mahdi. Dan–
subhaanallah- Allah akan
senantiasa menjanjikan
kemenangan baginya.
ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺟَﺰِﻳﺮَﺓَ ﺍﻟْﻌَﺮَﺏِ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﻓَﺎﺭِﺱَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ
ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺮُّﻭﻡَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ
“Kalian perangi jazirah Arab
dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian Persia
(Iran), dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian kalian
perangi Rum, dan Allah beri
kalian kemenangan. Kemudian
kalian perangi Dajjal,dan Allah
beri kalian kemenangan.” (HR
Muslim 5161)
Lalu apa sajakah indikasi
kedatangan Imam Mahdi?
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammemberikan gambaran
umum indikasi kedatangan
Imam Mahdi. Ia akan diutus ke
muka bumi bilamana
perselisihan antar-manusia
telah menggejala hebat dan
banyak gempa-gempa terjadi.
Dan kedua fenomena sosial dan
fenomena alam ini telah
menjadi semarak di berbagai
negeri dewasa ini.
ﺃُﺑَﺸِّﺮُﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤَﻬْﺪِﻱِّ ﻳُﺒْﻌَﺚُ ﻓِﻲ
ﺃُﻣَّﺘِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٍ ﻣِﻦْ
ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
ﻭَﺯَﻟَﺎﺯِﻝَ ﻓَﻴَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ
ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﺟَﻮْﺭًﺍ
ﻭَﻇُﻠْﻤًﺎ
“Aku kabarkan berita gembira
mengenai Al-Mahdi yang diutus
Allah ke tengah ummatku
ketika banyak terjadi
perselisihan antar-manusia dan
gempa-gempa. Ia akan penuhi
bumi dengan keadilan dan
kejujuran sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kesewenang-wenangan dan
kezaliman.” (HR Ahmad 10898)
Hadits berikut ini bahkan
memberikan kita gambaran
bahwa kedatangan Imam Mahdi
akan disertai tiga peristiwa
penting. Pertama,perselisihan
berkepanjangan sesudah
kematianseorang pemimpin.
Kedua, dibai’atnya seorang
lelaki (Imam Mahdi) secara
paksa di depan Ka’bah. Ketiga,
terbenamnya pasukan yang
ditugaskan untuk menangkap
Imam Mahdi dan orang-orang
yang berbai’at kepadanya.
Allah benamkan seluruh
pasukan itu kecuali disisakan
satu atau dua orang untuk
melaporkan kepada penguasa
zalim yang memberikan mereka
perintah untuk menangkap
Imam Mahdi.
ﻳَﻜُﻮﻥُ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٌ ﻋِﻨْﺪَ ﻣَﻮْﺕِ ﺧَﻠِﻴﻔَﺔٍ
ﻓَﻴَﺨْﺮُﺝُ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ ﻫَﺎﺭِﺑًﺎ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴَﺄْﺗِﻴﻬِﻨَﺎﺱٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴُﺨْﺮِﺟُﻮﻧَﻪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻛَﺎﺭِﻩٌ
ﻓَﻴُﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻧَﻪُ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮُّﻛْﻦِ
ﻭَﺍﻟْﻤَﻘَﺎﻡِ
ﻭَﻳُﺒْﻌَﺚُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺑَﻌْﺚٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟﺸَّﺎﻡِ ﻓَﻴُﺨْﺴَﻒُ ﺑِﻬِﻢْ ﺑِﺎﻟْﺒَﻴْﺪَﺍﺀِ
ﺑَﻴْﻦَ ﻣَﻜَّﺔَ ﻭَﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ
“Akan terjadi perselisihan
setelah wafatnya seorang
pemimpin, maka keluarlah
seorang lelaki dari penduduk
Madinah mencari perlindungan
ke Mekkah, lalu datanglah
kepada lelaki ini beberapa
orang dari penduduk Mekkah,
lalu mereka membai’at Imam
Mahdi secara paksa, maka ia
dibai’at di antara Rukun
dengan Maqam Ibrahim (di
depan Ka’bah). Kemudian
diutuslah sepasukan manusia
dari penduduk Syam, maka
mereka dibenamkan di sebuah
daerah bernama Al-Baida yang
berada di antara Mekkah dan
Madinah.” (HR Abu Dawud
3737)
Saudaraku, sebagian pengamat
tanda-tanda akhir zaman
beranggapan bahwa indikasi
yang pertama telah terjadi,
yaitu perselisihan dan
kekacauan yang timbul
sesudah wafatnya seorang
pemimpin. Siapakah pemimpin
yang telah wafat itu?
Sebagian berspekulasi bahwa
yang dimaksud adalah Saddam
Husein. Karena semenjak
kematiannya, negeri Irak
berada dalam kekacauan
berkepanjangan. Wallahua’lam
bish-showwab. Bila analisa ini
benar berarti dewasa ini kita
sudah harus bersiap-siap
untuk berlangsungnya
pembai’atan paksa Imam Mahdi
di depan Ka’bah.
Saudaraku, bila ketiga
peristiwa di atas telah terjadi,
berarti Ummat Islam di seluruh
penjuru dunia menjadi tahu
bahwa Imam Mahdi telah
datang diutus ke muka bumi.
Panglima ummat Islam di Akhir
Zaman telah hadir.. . Dan bila ini
telah menjadi jelas kitapun
terikat dengan pesan
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsebagai berikut:
ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻤُﻮﻩُ ﻓَﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻩُ
ﻭَﻟَﻮْ ﺣَﺒْﻮًﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ
ﺧَﻠِﻴﻔَﺔُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِﻱُّ
“Ketika kalian melihatnya
(kehadiran Imam Mahdi), maka
berbai’at-lah dengannya
walaupun harus merangkak-
rangkak di atas salju karena
sesungguhnya dia adalah
Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu
Dawud 4074)
Ya Allah, izinkanlah kami
bergabung dengan pasukan
Imam Mahdi. Ya Allah
anugerahkanlah kami rezeki
untuk berjihad di jalanMu
bersama Imam Mahdi lalu
memperoleh salah satu dari
dua kebaikan:’isy kariman
(hidup mulia di bawah naungan
syariat Allah) atau mut
syahidan (mati syahid). Amin...
tanda Akhir Zaman menjadi
dua. Ada Tanda-tanda Kecil
dan ada Tanda-tanda Besar
Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil
jumlahnya sangat banyak dan
datang terlebih dahulu.
Sedangkan Tanda-tanda Besar
datang kemudian jumlahnya
ada sepuluh. Alhamdulillah, Allah
sayang sama umat manusia.
Sehingga Allah datangkan
tanda-tanda kecil dalam jumlah
banyak sebelum datangnya
tanda-tanda besar. Dengan
demikian manusia diberi
kesempatan cukup lama untuk
merenung dan bertaubat
sebelum tanda-tanda besar
berdatangan.
Banyak pendapat mengatakan
bahwa kondisi dunia dewasa ini
berada di ambang datangnya
tanda-tanda besar Kiamat.
Karena di masa kita hidup
dewasa ini sudah sedemikian
banyak tanda-tanda kecil yang
bermunculan. Praktis hampir
seluruh tanda-tanda kecil
kiamat yang disebutkan oleh
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsudah muncul semua di
zaman kita. Maka kedatangan
tanda-tanda besar tersebut
hanya masalah waktu. Tanda
besar pertama yang bakal
datang ialah keluarnya Dajjal.
Namun sebagian ulama
berpendapat bahwa sebelum
munculnya Dajjal harus datang
terlebih dahulu Tanda
Penghubung antara tanda-
tanda kecil kiamat dengan
tanda-tanda besarnya. Tanda
Penghubung dimaksud ialah
diutusnya Imam Mahdi ke muka
bumi.
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammengisyaratkan bahwa
Imam Mahdi pasti datang di
akhir zaman. Ia akan memimpin
ummat Islam keluar dari
kegelapan kezaliman dan
kesewenang-wenangan menuju
cahaya keadilan dan kejujuran
yang menerangi dunia
seluruhnya. Ia akan
menghantarkan kita
meninggalkan babak keempat
era para penguasa diktator
yang memaksakan kehendak
dan mengabaikan kehendak
Allah dan RasulNya dewasa ini
menuju babak kelima yaitu
tegaknya kembali kekhalifahan
Islam yang mengikuti manhaj,
sistem atau metode Kenabian.
ﻟَﻮْ ﻟَﻢْ ﻳَﺒْﻖَ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ
ﻳَﻮْﻡٌ ﻟَﻄَﻮَّﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺒْﻌَﺚَ ﻓِﻴﻪِ
ﺭﺟﻞ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻲ
ﻳُﻮَﺍﻃِﺊُ ﺍﺳْﻤُﻪُ ﺍﺳْﻤِﻲ
ﻭَﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻴﻪِ ﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻲ
ﻳَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ
ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﻇُﻠْﻤًﺎ ﻭَﺟَﻮْﺭًﺍ
“Andaikan dunia tinggal sehari
sungguh Allah akan panjangkan
hari tersebut sehingga diutus
padanya seorang lelaki dari
ahli baitku namanya serupa
namaku dan nama ayahnya
serupa nama ayahku. Ia akan
penuhi bumi dengan kejujuran
dan keadilan sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kezaliman dan
penganiayaan.” (HR abu Dawud
9435)
Lelaki keturunan Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamtersebut adalah Imam
Mahdi. Ia akan diizinkan Allah
untuk merubah keadaan dunia
yang penuh kezaliman dan
penganiayaan menjadi penuh
kejujuran dan keadilan.
Subhanallah...! Beliau tentunya
tidak akan mengajak ummat
Islam berpindah babak melalui
perjalanan tenang dan senang
laksana melewati taman-taman
bunga indah atau melalui meja
perundingan dengan penguasa
zalim dewasa ini apalagi dengan
mengandalkan sekedar
”permainan kotak suara”..!
Imam Mahdi akan
mengantarkan ummat Islam
menuju babak Khilafatun’ala
Minhaj An-Nubuwwah melalui
jalan yang telah ditempuh Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamdan para sahabatnya,
yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.
Imam Mahdi akan berperan
sebagai panglima perang
ummat Islam di akhir zaman.
Beliau akan mengajak ummat
Islam untuk memerangi para
Mulkan Jabriyyan (Para
Penguasa Diktator) yang telah
lama bercokol di berbagai
negeri-negeri di dunia
menjalankan kekuasaan
dengan ideologi penghambaan
manusia kepada sesama
manusia. Bila Allah mengizinkan
Imam Mahdi untuk menang
dalam berbagai perang yang
dipimpinnya, maka pada
akhirnya ia akan memimpin
dengan pola kepemimpinan
berideologi aqidah Tauhid,
yaitu penghambaan manusia
kepada Allah semata. Banyak
ghazawat (perang) akan
dipimpin Imam Mahdi. Dan–
subhaanallah- Allah akan
senantiasa menjanjikan
kemenangan baginya.
ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺟَﺰِﻳﺮَﺓَ ﺍﻟْﻌَﺮَﺏِ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﻓَﺎﺭِﺱَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ
ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺮُّﻭﻡَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ
“Kalian perangi jazirah Arab
dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian Persia
(Iran), dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian kalian
perangi Rum, dan Allah beri
kalian kemenangan. Kemudian
kalian perangi Dajjal,dan Allah
beri kalian kemenangan.” (HR
Muslim 5161)
Lalu apa sajakah indikasi
kedatangan Imam Mahdi?
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammemberikan gambaran
umum indikasi kedatangan
Imam Mahdi. Ia akan diutus ke
muka bumi bilamana
perselisihan antar-manusia
telah menggejala hebat dan
banyak gempa-gempa terjadi.
Dan kedua fenomena sosial dan
fenomena alam ini telah
menjadi semarak di berbagai
negeri dewasa ini.
ﺃُﺑَﺸِّﺮُﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤَﻬْﺪِﻱِّ ﻳُﺒْﻌَﺚُ ﻓِﻲ
ﺃُﻣَّﺘِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٍ ﻣِﻦْ
ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
ﻭَﺯَﻟَﺎﺯِﻝَ ﻓَﻴَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ
ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﺟَﻮْﺭًﺍ
ﻭَﻇُﻠْﻤًﺎ
“Aku kabarkan berita gembira
mengenai Al-Mahdi yang diutus
Allah ke tengah ummatku
ketika banyak terjadi
perselisihan antar-manusia dan
gempa-gempa. Ia akan penuhi
bumi dengan keadilan dan
kejujuran sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kesewenang-wenangan dan
kezaliman.” (HR Ahmad 10898)
Hadits berikut ini bahkan
memberikan kita gambaran
bahwa kedatangan Imam Mahdi
akan disertai tiga peristiwa
penting. Pertama,perselisihan
berkepanjangan sesudah
kematianseorang pemimpin.
Kedua, dibai’atnya seorang
lelaki (Imam Mahdi) secara
paksa di depan Ka’bah. Ketiga,
terbenamnya pasukan yang
ditugaskan untuk menangkap
Imam Mahdi dan orang-orang
yang berbai’at kepadanya.
Allah benamkan seluruh
pasukan itu kecuali disisakan
satu atau dua orang untuk
melaporkan kepada penguasa
zalim yang memberikan mereka
perintah untuk menangkap
Imam Mahdi.
ﻳَﻜُﻮﻥُ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٌ ﻋِﻨْﺪَ ﻣَﻮْﺕِ ﺧَﻠِﻴﻔَﺔٍ
ﻓَﻴَﺨْﺮُﺝُ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ ﻫَﺎﺭِﺑًﺎ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴَﺄْﺗِﻴﻬِﻨَﺎﺱٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴُﺨْﺮِﺟُﻮﻧَﻪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻛَﺎﺭِﻩٌ
ﻓَﻴُﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻧَﻪُ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮُّﻛْﻦِ
ﻭَﺍﻟْﻤَﻘَﺎﻡِ
ﻭَﻳُﺒْﻌَﺚُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺑَﻌْﺚٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟﺸَّﺎﻡِ ﻓَﻴُﺨْﺴَﻒُ ﺑِﻬِﻢْ ﺑِﺎﻟْﺒَﻴْﺪَﺍﺀِ
ﺑَﻴْﻦَ ﻣَﻜَّﺔَ ﻭَﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ
“Akan terjadi perselisihan
setelah wafatnya seorang
pemimpin, maka keluarlah
seorang lelaki dari penduduk
Madinah mencari perlindungan
ke Mekkah, lalu datanglah
kepada lelaki ini beberapa
orang dari penduduk Mekkah,
lalu mereka membai’at Imam
Mahdi secara paksa, maka ia
dibai’at di antara Rukun
dengan Maqam Ibrahim (di
depan Ka’bah). Kemudian
diutuslah sepasukan manusia
dari penduduk Syam, maka
mereka dibenamkan di sebuah
daerah bernama Al-Baida yang
berada di antara Mekkah dan
Madinah.” (HR Abu Dawud
3737)
Saudaraku, sebagian pengamat
tanda-tanda akhir zaman
beranggapan bahwa indikasi
yang pertama telah terjadi,
yaitu perselisihan dan
kekacauan yang timbul
sesudah wafatnya seorang
pemimpin. Siapakah pemimpin
yang telah wafat itu?
Sebagian berspekulasi bahwa
yang dimaksud adalah Saddam
Husein. Karena semenjak
kematiannya, negeri Irak
berada dalam kekacauan
berkepanjangan. Wallahua’lam
bish-showwab. Bila analisa ini
benar berarti dewasa ini kita
sudah harus bersiap-siap
untuk berlangsungnya
pembai’atan paksa Imam Mahdi
di depan Ka’bah.
Saudaraku, bila ketiga
peristiwa di atas telah terjadi,
berarti Ummat Islam di seluruh
penjuru dunia menjadi tahu
bahwa Imam Mahdi telah
datang diutus ke muka bumi.
Panglima ummat Islam di Akhir
Zaman telah hadir.. . Dan bila ini
telah menjadi jelas kitapun
terikat dengan pesan
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsebagai berikut:
ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻤُﻮﻩُ ﻓَﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻩُ
ﻭَﻟَﻮْ ﺣَﺒْﻮًﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ
ﺧَﻠِﻴﻔَﺔُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِﻱُّ
“Ketika kalian melihatnya
(kehadiran Imam Mahdi), maka
berbai’at-lah dengannya
walaupun harus merangkak-
rangkak di atas salju karena
sesungguhnya dia adalah
Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu
Dawud 4074)
Ya Allah, izinkanlah kami
bergabung dengan pasukan
Imam Mahdi. Ya Allah
anugerahkanlah kami rezeki
untuk berjihad di jalanMu
bersama Imam Mahdi lalu
memperoleh salah satu dari
dua kebaikan:’isy kariman
(hidup mulia di bawah naungan
syariat Allah) atau mut
syahidan (mati syahid). Amin...
Sabtu, 28 Mei 2011
Nama-Nama Bayi Islam Yang Mengandung Asmaa-ul Husna
Al Malik = Yang Merajai
Al Qudduus = Yang Maha Suci
AsSalaam = Yang Memberi
Keselamatan
AlMu-min = Yang Memberi
Keamanan
AlMuhaimin = Yang Maha
Memelihara
Al‘Aziiz = Yang Maha Gagah
Perkasa
Al Jabbaar = Yang Maha Perkasa
AlMutakabbir = Yang Memiliki
Kebesaran
Al Khaaliq = Yang Maha Mencipta
AlBaari- = Yang Maha
Mengadakan
AlMushawwir = Yang Maha
Memberi Bentuk
AlGhaffaar = Yang Maha
Pengampun
AlQahhaar = Yang Maha
Mengalahkan
AlWahhaab = Yang Maha
Memberi
Ar Razzaaq = Yang Maha Memberi
Rizki
AlFattaaĥ = Yang Maha
Pembuka Pintu Rahmat
Al‘Aliim = Yang Maha Mengetahui
Al Qaabidh = Yang Maha
Menyempitkan Rizki
AlBaasith = Yang Maha
Melapangkan Rizki
AlKhaafidh = Yang Merendahkan
Derajat
ArRaafi’ = Yang Meninggikan
Derajat
Al Mu’izz = Yang Memuliakan
Al Mudzill = Yang Menghinakan
AsSamii’ = Yang Maha
Mendengar
Al Bashiir = Yang Maha Melihat
AlĤakam = Yang Menetapkan
Hukum
Al‘Adl = Yang Maha Adil
Al Lathiif = Yang Maha Penyantun
Al Khabiir = Yang Maha Waspada
AlĤaliim = Yang Maha Penyabar
Al ‘Azhiim = Yang Maha Agung
Al Ghafuur = Yang Maha
Pengampun
Asy Syakuur = Yang Maha
Mensyukuri
Al ‘Aliyy = Yang Maha Tinggi
Al Kabiir = Yang Maha Besar
Al Ĥafiizh = Yang Maha
Memelihara
Al Muqiit = Yang Memberi Makan
Al Ĥasiib = Yang Maha
Menghitung
Al Jaliil = Yang Maha Mempunyai
Kebesaran
Al Kariim = Yang Maha Mulia
Ar Raqiib = Yang Maha Mengawasi
Al Mujiib = Yang Maha
Mengabulkan
Al Waasi’ = Yang Maha Luas
Al Ĥakiim = Yang Maha Bijaksana
Al Waduud = Yang Maha
Mengasihi
Al Majiid = Yang Maha Mulia
Al Baa’its = Yang Maha
Membangkitkan
Asy Syahiid = Yang Maha
Menyaksikan
Al Haqq = Yang Maha Benar
Al Wakiil = Yang Maha Mengurusi
Al Qawiyy = Yang Maha Kuat
Al Matiin = Yang Maha Kokoh
Al Waliyy = Yang Maha Melindungi
Al Hamiid = Yang Maha Terpuji
Al Muĥshiyy = Yang Maha
Menghitung
Al Mubdi- = Yang Maha Memulai
Al Mu’iid = Yang Maha
Mengembalikan
Al Muĥyi = Yang Maha
Menghidupkan
Al Mumiit = Yang Maha Mematikan
Al Ĥayy = Yang Maha Hidup
Al Qayyuum = Yang Maha Berdiri
Sendiri
Al Waajid = Yang Maha
Menemukan
Al Maajid = Yang Memiliki
Kemuliaan
Al Waaĥid = Yang Maha Esa
Ash Shamad = Yang Menjadi
Tempat Bergantung
Al Qaadir = Yang Maha Kuasa
Al Muqtadir = Yang Sangat
Berkuasa
Al Mu-akhkhir = Yang Mengakhiri
Al Muqaddim = Yang Mendahului
Al Awwal = Yang Maha Awal
Al Aakhir = Yang Maha Akhir
Azh Zhaahiir = Yang Zhahir
Kekuasaannya
Al Ĥaliim = Yang Maha Penyabar
Al ‘Azhiim = Yang Maha Agung
Al Ghafuur = Yang Maha
Pengampun
Asy Syakuur = Yang Maha
Mensyukuri
Al ‘Aliyy = Yang Maha Tinggi
Al Kabiir = Yang Maha Besar
Al Ĥafiizh = Yang Maha
Memelihara
Al Muqiit = Yang Memberi Makan
Al Ĥasiib = Yang Maha
Menghitung
Al Jaliil = Yang Maha Mempunyai
Kebesaran
Al Kariim = Yang Maha Mulia
Ar Raqiib = Yang Maha Mengawasi
Al Mujiib = Yang Maha
Mengabulkan
Al Waasi’ = Yang Maha Luas
Al Ĥakiim = Yang Maha Bijaksana
Al Waduud = Yang Maha
Mengasihi
Al Majiid = Yang Maha Mulia
Al Baa’its = Yang Maha
Membangkitkan
Asy Syahiid = Yang Maha
Menyaksikan
Al Haqq = Yang Maha Benar
Al Wakiil = Yang Maha Mengurusi
Al Qawiyy = Yang Maha Kuat
Al Matiin = Yang Maha Kokoh
Al Waliyy = Yang Maha Melindungi
Al Hamiid = Yang Maha Terpuji
Al Muĥshiyy = Yang Maha
Menghitung
Al Mubdi- = Yang Maha Memulai
Al Mu’iid = Yang Maha
Mengembalikan
Al Muĥyi = Yang Maha
Menghidupkan
Al Mumiit = Yang Maha Mematikan
Al Ĥayy = Yang Maha Hidup
Al Qayyuum = Yang Maha Berdiri
Sendiri
Al Waajid = Yang Maha
Menemukan
Al Maajid = Yang Memiliki
Kemuliaan
Al Waaĥid = Yang Maha Esa
Ash Shamad = Yang Menjadi
Tempat Bergantung
Al Qaadir = Yang Maha Kuasa
Al Muqtadir = Yang Sangat
Berkuasa
Al Mu-akhkhir = Yang Mengakhiri
Al Muqaddim = Yang Mendahului
Al Awwal = Yang Maha Awal
Al Aakhir = Yang Maha Akhir
Azh Zhaahiir = Yang Zhahir
Kekuasaannya
Al Qudduus = Yang Maha Suci
AsSalaam = Yang Memberi
Keselamatan
AlMu-min = Yang Memberi
Keamanan
AlMuhaimin = Yang Maha
Memelihara
Al‘Aziiz = Yang Maha Gagah
Perkasa
Al Jabbaar = Yang Maha Perkasa
AlMutakabbir = Yang Memiliki
Kebesaran
Al Khaaliq = Yang Maha Mencipta
AlBaari- = Yang Maha
Mengadakan
AlMushawwir = Yang Maha
Memberi Bentuk
AlGhaffaar = Yang Maha
Pengampun
AlQahhaar = Yang Maha
Mengalahkan
AlWahhaab = Yang Maha
Memberi
Ar Razzaaq = Yang Maha Memberi
Rizki
AlFattaaĥ = Yang Maha
Pembuka Pintu Rahmat
Al‘Aliim = Yang Maha Mengetahui
Al Qaabidh = Yang Maha
Menyempitkan Rizki
AlBaasith = Yang Maha
Melapangkan Rizki
AlKhaafidh = Yang Merendahkan
Derajat
ArRaafi’ = Yang Meninggikan
Derajat
Al Mu’izz = Yang Memuliakan
Al Mudzill = Yang Menghinakan
AsSamii’ = Yang Maha
Mendengar
Al Bashiir = Yang Maha Melihat
AlĤakam = Yang Menetapkan
Hukum
Al‘Adl = Yang Maha Adil
Al Lathiif = Yang Maha Penyantun
Al Khabiir = Yang Maha Waspada
AlĤaliim = Yang Maha Penyabar
Al ‘Azhiim = Yang Maha Agung
Al Ghafuur = Yang Maha
Pengampun
Asy Syakuur = Yang Maha
Mensyukuri
Al ‘Aliyy = Yang Maha Tinggi
Al Kabiir = Yang Maha Besar
Al Ĥafiizh = Yang Maha
Memelihara
Al Muqiit = Yang Memberi Makan
Al Ĥasiib = Yang Maha
Menghitung
Al Jaliil = Yang Maha Mempunyai
Kebesaran
Al Kariim = Yang Maha Mulia
Ar Raqiib = Yang Maha Mengawasi
Al Mujiib = Yang Maha
Mengabulkan
Al Waasi’ = Yang Maha Luas
Al Ĥakiim = Yang Maha Bijaksana
Al Waduud = Yang Maha
Mengasihi
Al Majiid = Yang Maha Mulia
Al Baa’its = Yang Maha
Membangkitkan
Asy Syahiid = Yang Maha
Menyaksikan
Al Haqq = Yang Maha Benar
Al Wakiil = Yang Maha Mengurusi
Al Qawiyy = Yang Maha Kuat
Al Matiin = Yang Maha Kokoh
Al Waliyy = Yang Maha Melindungi
Al Hamiid = Yang Maha Terpuji
Al Muĥshiyy = Yang Maha
Menghitung
Al Mubdi- = Yang Maha Memulai
Al Mu’iid = Yang Maha
Mengembalikan
Al Muĥyi = Yang Maha
Menghidupkan
Al Mumiit = Yang Maha Mematikan
Al Ĥayy = Yang Maha Hidup
Al Qayyuum = Yang Maha Berdiri
Sendiri
Al Waajid = Yang Maha
Menemukan
Al Maajid = Yang Memiliki
Kemuliaan
Al Waaĥid = Yang Maha Esa
Ash Shamad = Yang Menjadi
Tempat Bergantung
Al Qaadir = Yang Maha Kuasa
Al Muqtadir = Yang Sangat
Berkuasa
Al Mu-akhkhir = Yang Mengakhiri
Al Muqaddim = Yang Mendahului
Al Awwal = Yang Maha Awal
Al Aakhir = Yang Maha Akhir
Azh Zhaahiir = Yang Zhahir
Kekuasaannya
Al Ĥaliim = Yang Maha Penyabar
Al ‘Azhiim = Yang Maha Agung
Al Ghafuur = Yang Maha
Pengampun
Asy Syakuur = Yang Maha
Mensyukuri
Al ‘Aliyy = Yang Maha Tinggi
Al Kabiir = Yang Maha Besar
Al Ĥafiizh = Yang Maha
Memelihara
Al Muqiit = Yang Memberi Makan
Al Ĥasiib = Yang Maha
Menghitung
Al Jaliil = Yang Maha Mempunyai
Kebesaran
Al Kariim = Yang Maha Mulia
Ar Raqiib = Yang Maha Mengawasi
Al Mujiib = Yang Maha
Mengabulkan
Al Waasi’ = Yang Maha Luas
Al Ĥakiim = Yang Maha Bijaksana
Al Waduud = Yang Maha
Mengasihi
Al Majiid = Yang Maha Mulia
Al Baa’its = Yang Maha
Membangkitkan
Asy Syahiid = Yang Maha
Menyaksikan
Al Haqq = Yang Maha Benar
Al Wakiil = Yang Maha Mengurusi
Al Qawiyy = Yang Maha Kuat
Al Matiin = Yang Maha Kokoh
Al Waliyy = Yang Maha Melindungi
Al Hamiid = Yang Maha Terpuji
Al Muĥshiyy = Yang Maha
Menghitung
Al Mubdi- = Yang Maha Memulai
Al Mu’iid = Yang Maha
Mengembalikan
Al Muĥyi = Yang Maha
Menghidupkan
Al Mumiit = Yang Maha Mematikan
Al Ĥayy = Yang Maha Hidup
Al Qayyuum = Yang Maha Berdiri
Sendiri
Al Waajid = Yang Maha
Menemukan
Al Maajid = Yang Memiliki
Kemuliaan
Al Waaĥid = Yang Maha Esa
Ash Shamad = Yang Menjadi
Tempat Bergantung
Al Qaadir = Yang Maha Kuasa
Al Muqtadir = Yang Sangat
Berkuasa
Al Mu-akhkhir = Yang Mengakhiri
Al Muqaddim = Yang Mendahului
Al Awwal = Yang Maha Awal
Al Aakhir = Yang Maha Akhir
Azh Zhaahiir = Yang Zhahir
Kekuasaannya
Nama-Nama Bayi Islam Untuk Perempuan
Nama bayi perempuan Ariiĥ
arti nama bayi bau yang
sedap
Nama bayi perempuan
Izdihaar arti nama bayi
kesuksesan
Nama bayi perempuan Ulfah
arti nama bayi
keramahtamahan
Nama bayi perempuan
Atsiilah arti nama bayi memiliki
keturunan baik
Nama bayi perempuan Arwaa
arti nama bayi pemandangan
yang menawan
Nama bayi perempuan
Asmaa- arti nama bayi nama-
nama
Nama bayi perempuan
Aasiyah arti nama bayi ahli
dalam pengobatan
Nama bayi perempuan Alfiyah
arti nama bayi memiliki sifat
ribuan
Nama bayi perempuan
Afnaan arti nama bayi dahan
Nama bayi perempuan
Aanisah arti nama bayi gadis
yang baik jiwanya
Nama bayi perempuan Aniisah
arti nama bayi lemah lembut
Nama bayi perempuan Iinaas
arti nama bayi baik hati
Nama bayi perempuan
Aaminah arti nama bayi
berwibawa, dapat dipercaya
Nama bayi perempuan
Amiinah arti nama bayi dapat
dipercaya
Nama bayi perempuan
Amiirah arti nama bayi
pemimpin
Nama bayi perempuan Ariij
arti nama bayi bau yang
sedap
?
Nama bayi perempuan
Bahiirah arti nama bayi wanita
yang terhormat
Nama bayi perempuan
Baahirah arti nama bayi
cahaya terang benderang
Nama bayi perempuan Balqiis
arti nama bayi ratu negeri
Saba-
Nama bayi perempuan
Badriyah arti nama bayi
seperti bulan purnama
@
Nama bayi perempuan
Taqiyyah arti nama bayi yang
bertakwa
Nama bayi perempuan
Tamiimah arti nama bayi
perlindungan, penciptaan yang
sempurna
Nama bayi perempuan Tabriiz
arti nama bayi lebih unggul
Nama bayi perempuan
Taimaa- arti nama bayi
padang sahara
Nama bayi perempuan
Tuĥfah arti nama bayi yang
sangat berharga
A
Nama bayi perempuan
Tsurayaa arti nama bayi
bintang, kumpulan planet
Nama bayi perempuan
Tsamarah arti nama bayi buah
Nama bayi perempuan
Jauharah arti nama bayi
mutiara
Nama bayi perempuan Jiilaan
arti nama bayi pilihan terbaik
Nama bayi perempuan
Jaidaa-arti nama bayi leher
yang jenjang
Nama bayi perempuan Jaliilah
arti nama bayi mulia
Nama bayi perempuan
Jamiilah arti nama bayi cantik
Nama bayi perempuan Jinaan
arti nama bayi taman-taman
Nama bayi perempuan
Jumaanah arti nama bayi butir
mutiara berukuran besar
Nama bayi perempuan
Jauzaa- arti nama bayi
bintang
Nama bayi perempuan Jaa-
izah arti nama bayi hadiah
Nama bayi perempuan
Ĥumnah arti nama bayi
kemudahan
Nama bayi perempuan
Ĥasanah arti nama bayi
kebaikan
Nama bayi perempuan
Ĥauraa arti nama bayi wanita
berkulit putih bermata hitam
Nama bayi perempuan
Ĥaazimah arti nama bayi yang
memiliki keteguhan hati
Nama bayi perempuan
Ĥaafizhah arti nama bayi
pemelihara
Nama bayi perempuan
Ĥaamidah arti nama bayi yang
memuji, bersyukur
Nama bayi perempuan
Ĥaaniyah arti nama bayi lemah
lembut
Nama bayi perempuan
Ĥabiibah arti nama bayi
kekasih
Nama bayi perempuan
Ĥasnaa arti nama bayi cantik
Nama bayi perempuan
Ĥuuriyah arti nama bayi
bidadari
Nama bayi perempuan
Ĥusnaa arti nama bayi
kesudahan yang menyenangkan,
kelembutan
Nama bayi perempuan
Ĥulwah arti nama bayi mata
dan mulut yang indah
Nama bayi perempuan
Ĥaliimah arti nama bayi
penyabar
Nama bayi perempuan
Ĥamdah arti nama bayi pujian
Nama bayi perempuan
Ĥamiidah arti nama bayi yang
terpuji
Nama bayi perempuan
Ĥawwaa arti nama bayi
wanita pertama yang diciptakan
Allah
C
Khaatimah = kesudahan
Khaalidah = abadi
Khaznah = harta yang disimpan
Khairiyah = yang memiliki sifat
baik
Khamiilah = beludru
Khansaa- = yang memiliki hidung
mancung, wanita baik
Khaulah = rusa betina
Daaniyah = dekat
Diimah = hujan gerimis yang terus
menerus
Daumah = kelangsungan
Diinah = taat
Daanah = batu mulia
F
Raabiĥah = yang beruntung
Radhwaa = keridhaan
Raĥiiq = minyak wangi
Raiĥanah = berjiwa baik
Raidah = angin semilir
Rafiidah = yang diberi
pertolongan
Rajwaa = permohonan
Rajiyyah = yang diharapkan
Raajiĥah = yang utama
Raajiyah = yang mengharapkan
Raasiyah = tegar
Raadhiyah = yang rela
Raaqiyah = tinggi
Raaniyah = yang terpukau
Rabwah = tanah mendaki
Raĥiil = yang berjalan, nama ibu
nabi Yuusuf a.s
Rasmiyyah = sesuai tatanan
Radhiyyah = pandai
Rafii’ah = tinggi
Rifqah = perkumpulan, nama istri
nabi Isĥaaq a.s
Raudhah = taman yang rindang
Rafiiqah = pendamping
Ranaa = indah, enak dilihat
Riqqah = kelembutan
G
Zaakiyah = baik, tumbuh
Zaahidah = wanita yang zuhud
Zaahirah = berkilauan
Zaahiyah = indah, berseri
Zubaidah = inti, yang terbaik
Zakiyyah = baik, terpuji
Zahraa- = berseri, bercahaya
Zarqaa- = langit biru, jernih
Zahrah = bunga
Zuhrah = keindahan
Saarah = nyonya, nama istri nabi
Ibraahiim a.s
Saajidah = yang bersujud
Saatirah = istri yang menutup aib
suaminya
Saalimah = terhindar dari bahaya
Sajaa = tenang
Su’daa = berbahagia
Sa’diyyah = bersifat senang
Sulaafah = anggur yang berair
sebelum diperas
Salmaa = selamat, sehat
Sumayyah = berkedudukan tinggi
Suniyyah = berkedudukan tinggi
Saudah = harta melimpah
Sayyidah = nyonya
Saamiyah = terhormat
Saahirah = rembulan
Salsabil = nama mata air di surga
Salwaa = madu
Suhaa = bintang kecil yang
berkelap kelip
Sausan = naman bunga yang
harum
I
Syariifah = terhormat
Syafiiqah = yang bersimpati,
lemah lembut
Syammaa- = yang berhidung
mancung
Syahlaa- = bermata kebiru-
biruan
J
Shibaa = kerinduan, kemudahan
Shafiyyah = jernih, murni
Shaafiyah = jernih
Shadaa = kumandang Shabiyyah
= gadis cilik
K
Dhifaaf = pinggiran sungai
Dhamrah = bekulit halus
Dhaafiyah = hidup mewah
L
Thaahirah = suci, mulia
Thariifah = jarang ada
Thallah = cantik, harum
M
Zhaafirah = beruntung
Zhariifah = wajah yang indah
N
‘Aa-idah = anugerah
‘Aarifah = yang mengetahui
‘Aamirah = melimpah
‘Adzbah = sedap
‘Aziizah = mulia, kuat
‘Afiifah = yang mensucikan dirinya
‘Aqiilah = terhormat
‘Ulayyaa = langit
‘Aliyyah = tinggi
‘Aabidah = taat
‘Aatikah = jernih, mulia
‘Aakifah = yang menetap
‘Aasilah = yang berbuat baik
‘Inaayah = pertolongan,
perhatian
‘Aathifah = rasa kasih sayang
‘Atiiqah = wanita cantik
‘Afraa- = tanah putih
‘Ulaa = tinggi
‘Alyaa- = tempat yang tinggi
Ghaadah = wanita yang lembut
Ghaaziyah = pejuang
Ghaitsaa- = awan yang
menurunkan hujan
P
Faa-idah = manfaat
Faatiĥah = permulaan
Faraĥ = kegembiraan
Farĥah = yang menggembirakan
Faakihah = buah
Fariidah = mutiara yang tiada
bandingnya
Fairuuz = batu permata
berwarna biru kehijauan
Faa-izah = yang beruntung
Faadiyah = yang terlindung
Fikriyyah = mengandung unsur
pikiran
Fullah = nama bunga putih yang
harum
Fauziyyah = beruntung
Fatĥiyyah = memiliki sifat
kemenangan
Fathiinah = cerdas
Q
Qadriyyah = yang selalu bisa
Qamraa- = cahaya rembulan
Qasiimah = wajah cantik
R
Kamiilah = yang sempurna
Kifaayah = kecukupan
Kaltsum = wajah cantik
S
La-aalii = banyak mutiara
Lubaabah = pilihan
Labiibah = cerdas
Lamis = lembut sentuhannya
Lainah = pohon kecil
Lu-lu-ah = mutiara
Lubnaa = jenis pohon yang berair
seperti madu
Lajain = perak
Lahfah = kerinduan
Lailaa = malam gelap
T
Maajidah = mulia, agung
Marjaanah = biji mutiara, batu
merah
Mawaddah = kasih sayang
Maasah = batu permata yang
mahal
Maa-isah = perawakan yang
serasi
Madiiĥah = terpuji
Muraadah = yang dicintai
Maryam = tinggi (bahasa Suryani)
Masarah = kegembiraan
Miskah = minyak wangi
Mufiidah = yang bermanfaat
Maliiĥah = cantik
Munaa = harapan
Muniirah = bercahaya
Muniifah = tinggi, serasi
Muhjah = yang terbagus dan
indah
Maisuun = bagus, tenang
Maariyah = wajah berseri seri
Maaziyah = awan yang membawa
hujan
Nahdah = tinggi, mulia
Najdah = keberanian
Najlaa- = bermata hitam nan
indah
Najwaa = bisikan, rahasia
Nahlah = tegukan minum yang
pertama
Nuz-hah = tempat yang jauh
Nasmah = semilir angin
Naadirah = jarang ada
Naadiyah = para pendukung,
penyeru
Naa-ilah = karunia
Nabiilah = terhormat
Najiibah = utama
Naziihah = terhindar dari hal-hal
buruk
Nu’maa = hidup enak
Nafiisah = berharga, diminati
Nuhaa = pikiran
V
Haajar = istri nabi Ibraahiim a.s
Hanaa- = kegembiraan
Huwaidah = kehalusan
Hayaa = bagus lahiriahnya
Haaniyah = gembira
Haalah = bias cahaya di sekitar
bulan
Haifaa- = ramping
W
Wardah = bunga, mawar
Widaad = kasih sayang
Wasiimah = berwajah cantik
X
Yamaamah= burung dara Yamnah
= sebelah kanan
Yumnaa = diberkahi, sebelah
kanan
Yaaquutah = batu permata
warna warni
Yaafi’ah = tinggi, muda
arti nama bayi bau yang
sedap
Nama bayi perempuan
Izdihaar arti nama bayi
kesuksesan
Nama bayi perempuan Ulfah
arti nama bayi
keramahtamahan
Nama bayi perempuan
Atsiilah arti nama bayi memiliki
keturunan baik
Nama bayi perempuan Arwaa
arti nama bayi pemandangan
yang menawan
Nama bayi perempuan
Asmaa- arti nama bayi nama-
nama
Nama bayi perempuan
Aasiyah arti nama bayi ahli
dalam pengobatan
Nama bayi perempuan Alfiyah
arti nama bayi memiliki sifat
ribuan
Nama bayi perempuan
Afnaan arti nama bayi dahan
Nama bayi perempuan
Aanisah arti nama bayi gadis
yang baik jiwanya
Nama bayi perempuan Aniisah
arti nama bayi lemah lembut
Nama bayi perempuan Iinaas
arti nama bayi baik hati
Nama bayi perempuan
Aaminah arti nama bayi
berwibawa, dapat dipercaya
Nama bayi perempuan
Amiinah arti nama bayi dapat
dipercaya
Nama bayi perempuan
Amiirah arti nama bayi
pemimpin
Nama bayi perempuan Ariij
arti nama bayi bau yang
sedap
?
Nama bayi perempuan
Bahiirah arti nama bayi wanita
yang terhormat
Nama bayi perempuan
Baahirah arti nama bayi
cahaya terang benderang
Nama bayi perempuan Balqiis
arti nama bayi ratu negeri
Saba-
Nama bayi perempuan
Badriyah arti nama bayi
seperti bulan purnama
@
Nama bayi perempuan
Taqiyyah arti nama bayi yang
bertakwa
Nama bayi perempuan
Tamiimah arti nama bayi
perlindungan, penciptaan yang
sempurna
Nama bayi perempuan Tabriiz
arti nama bayi lebih unggul
Nama bayi perempuan
Taimaa- arti nama bayi
padang sahara
Nama bayi perempuan
Tuĥfah arti nama bayi yang
sangat berharga
A
Nama bayi perempuan
Tsurayaa arti nama bayi
bintang, kumpulan planet
Nama bayi perempuan
Tsamarah arti nama bayi buah
Nama bayi perempuan
Jauharah arti nama bayi
mutiara
Nama bayi perempuan Jiilaan
arti nama bayi pilihan terbaik
Nama bayi perempuan
Jaidaa-arti nama bayi leher
yang jenjang
Nama bayi perempuan Jaliilah
arti nama bayi mulia
Nama bayi perempuan
Jamiilah arti nama bayi cantik
Nama bayi perempuan Jinaan
arti nama bayi taman-taman
Nama bayi perempuan
Jumaanah arti nama bayi butir
mutiara berukuran besar
Nama bayi perempuan
Jauzaa- arti nama bayi
bintang
Nama bayi perempuan Jaa-
izah arti nama bayi hadiah
Nama bayi perempuan
Ĥumnah arti nama bayi
kemudahan
Nama bayi perempuan
Ĥasanah arti nama bayi
kebaikan
Nama bayi perempuan
Ĥauraa arti nama bayi wanita
berkulit putih bermata hitam
Nama bayi perempuan
Ĥaazimah arti nama bayi yang
memiliki keteguhan hati
Nama bayi perempuan
Ĥaafizhah arti nama bayi
pemelihara
Nama bayi perempuan
Ĥaamidah arti nama bayi yang
memuji, bersyukur
Nama bayi perempuan
Ĥaaniyah arti nama bayi lemah
lembut
Nama bayi perempuan
Ĥabiibah arti nama bayi
kekasih
Nama bayi perempuan
Ĥasnaa arti nama bayi cantik
Nama bayi perempuan
Ĥuuriyah arti nama bayi
bidadari
Nama bayi perempuan
Ĥusnaa arti nama bayi
kesudahan yang menyenangkan,
kelembutan
Nama bayi perempuan
Ĥulwah arti nama bayi mata
dan mulut yang indah
Nama bayi perempuan
Ĥaliimah arti nama bayi
penyabar
Nama bayi perempuan
Ĥamdah arti nama bayi pujian
Nama bayi perempuan
Ĥamiidah arti nama bayi yang
terpuji
Nama bayi perempuan
Ĥawwaa arti nama bayi
wanita pertama yang diciptakan
Allah
C
Khaatimah = kesudahan
Khaalidah = abadi
Khaznah = harta yang disimpan
Khairiyah = yang memiliki sifat
baik
Khamiilah = beludru
Khansaa- = yang memiliki hidung
mancung, wanita baik
Khaulah = rusa betina
Daaniyah = dekat
Diimah = hujan gerimis yang terus
menerus
Daumah = kelangsungan
Diinah = taat
Daanah = batu mulia
F
Raabiĥah = yang beruntung
Radhwaa = keridhaan
Raĥiiq = minyak wangi
Raiĥanah = berjiwa baik
Raidah = angin semilir
Rafiidah = yang diberi
pertolongan
Rajwaa = permohonan
Rajiyyah = yang diharapkan
Raajiĥah = yang utama
Raajiyah = yang mengharapkan
Raasiyah = tegar
Raadhiyah = yang rela
Raaqiyah = tinggi
Raaniyah = yang terpukau
Rabwah = tanah mendaki
Raĥiil = yang berjalan, nama ibu
nabi Yuusuf a.s
Rasmiyyah = sesuai tatanan
Radhiyyah = pandai
Rafii’ah = tinggi
Rifqah = perkumpulan, nama istri
nabi Isĥaaq a.s
Raudhah = taman yang rindang
Rafiiqah = pendamping
Ranaa = indah, enak dilihat
Riqqah = kelembutan
G
Zaakiyah = baik, tumbuh
Zaahidah = wanita yang zuhud
Zaahirah = berkilauan
Zaahiyah = indah, berseri
Zubaidah = inti, yang terbaik
Zakiyyah = baik, terpuji
Zahraa- = berseri, bercahaya
Zarqaa- = langit biru, jernih
Zahrah = bunga
Zuhrah = keindahan
Saarah = nyonya, nama istri nabi
Ibraahiim a.s
Saajidah = yang bersujud
Saatirah = istri yang menutup aib
suaminya
Saalimah = terhindar dari bahaya
Sajaa = tenang
Su’daa = berbahagia
Sa’diyyah = bersifat senang
Sulaafah = anggur yang berair
sebelum diperas
Salmaa = selamat, sehat
Sumayyah = berkedudukan tinggi
Suniyyah = berkedudukan tinggi
Saudah = harta melimpah
Sayyidah = nyonya
Saamiyah = terhormat
Saahirah = rembulan
Salsabil = nama mata air di surga
Salwaa = madu
Suhaa = bintang kecil yang
berkelap kelip
Sausan = naman bunga yang
harum
I
Syariifah = terhormat
Syafiiqah = yang bersimpati,
lemah lembut
Syammaa- = yang berhidung
mancung
Syahlaa- = bermata kebiru-
biruan
J
Shibaa = kerinduan, kemudahan
Shafiyyah = jernih, murni
Shaafiyah = jernih
Shadaa = kumandang Shabiyyah
= gadis cilik
K
Dhifaaf = pinggiran sungai
Dhamrah = bekulit halus
Dhaafiyah = hidup mewah
L
Thaahirah = suci, mulia
Thariifah = jarang ada
Thallah = cantik, harum
M
Zhaafirah = beruntung
Zhariifah = wajah yang indah
N
‘Aa-idah = anugerah
‘Aarifah = yang mengetahui
‘Aamirah = melimpah
‘Adzbah = sedap
‘Aziizah = mulia, kuat
‘Afiifah = yang mensucikan dirinya
‘Aqiilah = terhormat
‘Ulayyaa = langit
‘Aliyyah = tinggi
‘Aabidah = taat
‘Aatikah = jernih, mulia
‘Aakifah = yang menetap
‘Aasilah = yang berbuat baik
‘Inaayah = pertolongan,
perhatian
‘Aathifah = rasa kasih sayang
‘Atiiqah = wanita cantik
‘Afraa- = tanah putih
‘Ulaa = tinggi
‘Alyaa- = tempat yang tinggi
Ghaadah = wanita yang lembut
Ghaaziyah = pejuang
Ghaitsaa- = awan yang
menurunkan hujan
P
Faa-idah = manfaat
Faatiĥah = permulaan
Faraĥ = kegembiraan
Farĥah = yang menggembirakan
Faakihah = buah
Fariidah = mutiara yang tiada
bandingnya
Fairuuz = batu permata
berwarna biru kehijauan
Faa-izah = yang beruntung
Faadiyah = yang terlindung
Fikriyyah = mengandung unsur
pikiran
Fullah = nama bunga putih yang
harum
Fauziyyah = beruntung
Fatĥiyyah = memiliki sifat
kemenangan
Fathiinah = cerdas
Q
Qadriyyah = yang selalu bisa
Qamraa- = cahaya rembulan
Qasiimah = wajah cantik
R
Kamiilah = yang sempurna
Kifaayah = kecukupan
Kaltsum = wajah cantik
S
La-aalii = banyak mutiara
Lubaabah = pilihan
Labiibah = cerdas
Lamis = lembut sentuhannya
Lainah = pohon kecil
Lu-lu-ah = mutiara
Lubnaa = jenis pohon yang berair
seperti madu
Lajain = perak
Lahfah = kerinduan
Lailaa = malam gelap
T
Maajidah = mulia, agung
Marjaanah = biji mutiara, batu
merah
Mawaddah = kasih sayang
Maasah = batu permata yang
mahal
Maa-isah = perawakan yang
serasi
Madiiĥah = terpuji
Muraadah = yang dicintai
Maryam = tinggi (bahasa Suryani)
Masarah = kegembiraan
Miskah = minyak wangi
Mufiidah = yang bermanfaat
Maliiĥah = cantik
Munaa = harapan
Muniirah = bercahaya
Muniifah = tinggi, serasi
Muhjah = yang terbagus dan
indah
Maisuun = bagus, tenang
Maariyah = wajah berseri seri
Maaziyah = awan yang membawa
hujan
Nahdah = tinggi, mulia
Najdah = keberanian
Najlaa- = bermata hitam nan
indah
Najwaa = bisikan, rahasia
Nahlah = tegukan minum yang
pertama
Nuz-hah = tempat yang jauh
Nasmah = semilir angin
Naadirah = jarang ada
Naadiyah = para pendukung,
penyeru
Naa-ilah = karunia
Nabiilah = terhormat
Najiibah = utama
Naziihah = terhindar dari hal-hal
buruk
Nu’maa = hidup enak
Nafiisah = berharga, diminati
Nuhaa = pikiran
V
Haajar = istri nabi Ibraahiim a.s
Hanaa- = kegembiraan
Huwaidah = kehalusan
Hayaa = bagus lahiriahnya
Haaniyah = gembira
Haalah = bias cahaya di sekitar
bulan
Haifaa- = ramping
W
Wardah = bunga, mawar
Widaad = kasih sayang
Wasiimah = berwajah cantik
X
Yamaamah= burung dara Yamnah
= sebelah kanan
Yumnaa = diberkahi, sebelah
kanan
Yaaquutah = batu permata
warna warni
Yaafi’ah = tinggi, muda
Nama-Nama Bayi Islam Untuk Laki-Laki
Asmar = berkulit coklat, tombak
Asyam= pemimpin yang mulia,
tinggi
Amiir = penguasa
Anwar = memiliki banyak cahaya
Aniis = ramah
Ayaad= dapat menguatkan,
kokoh
Usaamah = singa
Asad= binatang buas yang
disegani
Amiin = dapat dipercaya
Arkaan= kemuliaan, tiang
penyangga
As’ad = orang yang berbahagia
Akram = yang memiliki kemuliaan
Aliif = lemah lembut
Imaam = pemimpin, teladan
Aĥmad= terpuji
Ariib = yang memiliki pengetahuan
?
Baadii= yang terlihat nyata,
gurun yang tenang
Baaqir = memiliki kedalaman ilmu
Baĥr= lautan, genangan air
yang banyak
Badriy= hujan yang turun
sebelum musimnya
Basyiir = pemberi kabar gembira
Burhaan = penjelasan
Basmaan = banyak tersenyum
Baasil = sangat pemberani, singa
Baahir = yang bersinar
Badraan = dua bulan purnama
Bilaal= air atau susu yang
membasahi tenggorokan
@
Taamir = banyak rizki dan
kebaikan
Tamiim = yang memiliki penciptaan
sempurna
Tauĥiid= mengesakan Allah
Taufiiq = keberhasilan
Taqiy = yang bertaqwa
Taĥsiin = perbaikan
A
Tsaabit = kokoh
Tsaamir = yang berbuah
Tsamiin = mahal
Tsaqiif = sangat pandai
Tsaaqib = cerdas
Jaabir = pembaharu yang agung
Jaasim = tinggi besar
Jariir = tali pengikat unta, nama
penyair terkenal
Ja’far = sungai, unta betina yang
banyak susunya
Jaliil = memiliki kekuasaan yang
besar
Jauhar = batu mulia
Jalaal = orang besar yang
dihormati
Jamiil = tampan dan gagah
Jaasir = pemberani
Ĥaatim = hakim yang diserahi
Ĥaarits = yang membajak tanah,
singa
Ĥaafizh = yang memelihara
Ĥaamid = yang bersyukur
Ĥibbaan = yang dikasihi
Ĥajjaaj = yang memiliki hujjah
yang kuat
Ĥasan = baik rupa dan akhlaqnya
Ĥusain = sangat baik
Ĥakam = hakim yang bijaksana
Ĥakiim = pandai dan memiliki
pendapat yang kuat
Ĥaliim = lembut, sabar
Ĥamdaan = yang banyak pujian
Ĥumaid = diminutif dari Aĥmad
Ĥaniif = yang lurus
Ĥaazim = berkemauan keras
Ĥabiib = yang terkasihi
Ĥasiib = pemberi, pembuat
perhitungan
Ĥafiizh = orang yang terjaga
Ĥaidar = pemberani
Ĥusaam = pedang yang tajam
Ĥilmiy = penyabar, pemurah
C
Khatiib = orang yang
menyampaikan khutbah
Khaliil = kekasih, sahabat yang
dipercaya
Khaalid = tetap di tempatnya,
kekal
Khuzaimah = pohon yang
bunganya sangat indah
Khaththaab= banyak bicaranya
Khalduun = ungkapan untuk kasih
sayang Khalaf = pengganti
Khaalish = murni, bersih
Khairiy = yang memiliki banyak
kebaikan Khaazin = yang memiliki
simpanan
Daariy = pandai, bijaksana
Daaniy = dekat
Daffaa’ = banyak memiliki
pertahanan diri
Daaris = orang yang belajar
Daliil = pemberi petunjuk kepada
sesuatu
Dzakwaan = sangat cerdas
Dzulfaqar = tulang sulbi, nama
pedang ‘Aliyy bin Abii Thaalib
Dzakiyy = cerdas, pandai
Dzakiir = baik dan kuat
ingatannya
Dzahab = emas
F
Raa-id = perintis, pasukan
perang terdepan
Raa-if = sangat penyayang
Raafi’ = kilauan halilintar
Raamiy = bintang, orang yang
memanah
Rajab = pengagungan
Ramziy = yang dapat disimbolkan
Ruwaid = lembut
Raiĥaan = rizki, bunga
Rasyiid = yang mendapat atau
memberi petunjuk
Raaghiib = orang yang
berkehendak, mencintai
Raakaan = kemuliaan
Raamiz = mengisyaratkan pada
sesuatu
Raziin = orang yang tenang,
teguh
Raatib = permanen
G
Zaahid = tidak mencintai
keduniaan
Zaahir = bercahaya
Zahraan = berkilau
Zuhair = wajah yang berseri-seri
Zaid = tambahan banyak
Zakiyy = suci, bersih
Zaahiy = wajah yang elok
Saabiq = lebih dulu dari yang lain
Saajid = orang yang bersujud
kepada Allah
Saalim = orang yang selamat
Saamiy = berperawakan tinggi
Saliim = terhindar dari bahaya
Salmaan = yang selamat
Sa’iid = yang berbahagia
Sayyaaf = pejuang
Sayyid = pemuka
Siraaj = pelita
Suruur = kegembiraan
Saa-id = pemimpin
I
Syariif = orang terhormat
Syihaab = meteor, cahaya api
Syahiid = saksi, yang terbunuh di
jalan Allah Syaakir = orang yang
bersyukur
Syuraiĥ = lapang dada
Syafiiq = sangat lemah lembut
Syakiib = yang memberi balasan
kebaikan Syaddaad = kuat,
sangat pemberani
J
Shaadiq = yang benar dalam
ucapan
Shaarim = tajam
Shafwaan = jenih, cerah
Shaa-ib = yang benar
Shaabir = yang sabar
Shaaliĥ = lurus dan benar
Shiddiiq = selalu membenarkan
Shafiyy = murni
Shaamid = tegar
K
Dhaawiy = bercahaya
Dhaĥĥaak = banyak tersenyum
L
Thaariq = bintang pagi, baru
Thaalib = yang mencari, murid
Thaahir = suci, mulia
Thayyib = baik, enak, wangi
Thariif = ajaib, jarang yang sama
M
Zhaafir = yang menang
Zhariif = cerdik
Zhahiir = penolong
Zhaahir = nyata
Zhafar = kemenangan
N
‘Aabid = orang yang beribadah
‘Aadil = adil
‘Aarif = yang sabar dan
mengetahui
‘Aashim = penjaga yang tulus
‘Aaqil = orang yang paham,
berakal
‘Aamir = orang yang menetap
‘Utbah = lika liku lembah
‘Atiiq = mulia, baik
‘Adnaan = yang menetap di suatu
tempat
‘Adiy = sekumpulan orang yang
siap berperang
‘Aziiz = yang perkasa, kuat
‘Afiif = yang terjaga dari
kehinaan
‘Aliyy = mulia, perkasa
‘Ubaadah = banyak beribadah
‘Athaa = rizki, kebaikan
‘Ayyaasy = panjang umur
‘Alwaan = tinggi
‘Ammaar = kuat imannya, baik
pujiannya, lemah lembut
‘Amruu = kehidupan, agama
‘Abbaas = singa
‘Azzaam = berkemauan kuat
Ghaaziy = pejuang
Ghaamid = yang memasukkan
pedang ke sarungnya
Ghaalib = orang yang menang
Ghaaliy = mahal
P
Fu-aad = hati
Faa-iq = istimewa, menonjol
Faaris = penunggang kuda,
pandai
Farĥaan = gembira
Fariid = unik, tiada bandingan,
mutiara yang sangat berharga
Fadhiil = yang utama, berbudi
Faishal = pemimpin, pemisah
antara hak dan batil
Faatiĥ = penakluk
Faaruuq = pemisah antara hak
dan batil
Farraas = tajam pikirannya
Fawwaaz = banyak memiliki
keberuntungan
Fahd = macan kumbang
Fauzaan = keberuntungan
Fathiin = cerdas
Q
Qaasim = pemberi imbalan
Qudamah = lama
Qais = tinggi hati dan kuat
Qaabuus = gagah, tampan dan
berkulit halus
Quthb = pemimpin
R
Kaatib = penulis
Kaamil= memiliki sifat-sifat
sempurna
Kariim = murah hati, mulia
Kan’aan = yang mengumpulkan
Kanz = harta simpanan
Kinaan = tempat menyimpan anak
panah
Kaasib = yang beruntung
Katsiir = banyak
S
Labiib = berakal, cerdik
Lathiif = lembut
Luqmaan = jalan terang
Laabid = singa
T
Maazin = wajah yang berseri
Maalik = pelindung, penanggung
jawab
Ma-muun = yang dipercaya
Mubaarak = diberkahi
Mutawakkil= tunduk dan
tawakal kepada Allah
Mujaahid = pejuang
Majiid = mulia
Maĥbuub= yang dicintai dan
disenangi
Maĥfuuzh = terpelihara
Maĥmuud = terpuji
Murraan = lembut
Maajid = terhormat
Mukhtaar = pilihan
Marjaan = butiran mutiara
Mursyid = pemberi petunjuk
Muzhaffar= yang dapat
memenuhi kebutuhannya
Ma’ruuf = terkenal, kebaikan
Mahdiy = yang mendapat hidayah
Maimun= yang mendapatkan
berkah
Muraad = kehendak, maksud
Murtadhaa = yang diridhai
Marwaan= batu yang sangat
keras
Mas’uud = yang beruntung, diberi
kesenangan
Mushliĥ = yang melakukan
perbaikan
Mu’aadz = orang yang terlindungi
Mufiid = yang memberi manfaat
kepada oang lain
Miqdaad = yang sering
menghadang perbuatan buruk
Mumtaaz = istimewa
Munjid = penolong
Mundzir = pemberi peringatan
Muniir = bercahaya
Muhanaa = tenang, damai
Mahiib = orang yang karismatik
Muyassar = yang dimudahkan
Naajiy = yang terbebas dari
keburukan
Naayif = tinggi
Nabiil = terhormat, punya
kelebihan
Nadiim = pendamping
Nafiis = berharga, menjadi
rebutan
Nawwaaf = unggul
Naufal = pemuda tampan
Najiib = mulia
Naashir = suka menolong
Naafi’ = yang memberi manfaat
Nashr = pertolongan
Na’iim = yang berbahagia
Naadir = berharga, jarang ada
V
Haadii = yang memberi petunjuk
Haasyim = orang yang tampil di
depan
Haani- = yang menyenangkan
Humaam = pemberani, ambisius
Hisyaam = kedermawanan
Hilaal = bulan sabit
W
Waĥiid = satu-satunya
Waduud = penuh kasih sayang
Waliy = penolong
Waliid = bayi, anak kecil
Wahiib = yang dianugerahi
X
Yaasir = mudah
Yaafi’ = terhormat
Yaziid = pertumbuhan
Yassar = banyak kemudahan
Asyam= pemimpin yang mulia,
tinggi
Amiir = penguasa
Anwar = memiliki banyak cahaya
Aniis = ramah
Ayaad= dapat menguatkan,
kokoh
Usaamah = singa
Asad= binatang buas yang
disegani
Amiin = dapat dipercaya
Arkaan= kemuliaan, tiang
penyangga
As’ad = orang yang berbahagia
Akram = yang memiliki kemuliaan
Aliif = lemah lembut
Imaam = pemimpin, teladan
Aĥmad= terpuji
Ariib = yang memiliki pengetahuan
?
Baadii= yang terlihat nyata,
gurun yang tenang
Baaqir = memiliki kedalaman ilmu
Baĥr= lautan, genangan air
yang banyak
Badriy= hujan yang turun
sebelum musimnya
Basyiir = pemberi kabar gembira
Burhaan = penjelasan
Basmaan = banyak tersenyum
Baasil = sangat pemberani, singa
Baahir = yang bersinar
Badraan = dua bulan purnama
Bilaal= air atau susu yang
membasahi tenggorokan
@
Taamir = banyak rizki dan
kebaikan
Tamiim = yang memiliki penciptaan
sempurna
Tauĥiid= mengesakan Allah
Taufiiq = keberhasilan
Taqiy = yang bertaqwa
Taĥsiin = perbaikan
A
Tsaabit = kokoh
Tsaamir = yang berbuah
Tsamiin = mahal
Tsaqiif = sangat pandai
Tsaaqib = cerdas
Jaabir = pembaharu yang agung
Jaasim = tinggi besar
Jariir = tali pengikat unta, nama
penyair terkenal
Ja’far = sungai, unta betina yang
banyak susunya
Jaliil = memiliki kekuasaan yang
besar
Jauhar = batu mulia
Jalaal = orang besar yang
dihormati
Jamiil = tampan dan gagah
Jaasir = pemberani
Ĥaatim = hakim yang diserahi
Ĥaarits = yang membajak tanah,
singa
Ĥaafizh = yang memelihara
Ĥaamid = yang bersyukur
Ĥibbaan = yang dikasihi
Ĥajjaaj = yang memiliki hujjah
yang kuat
Ĥasan = baik rupa dan akhlaqnya
Ĥusain = sangat baik
Ĥakam = hakim yang bijaksana
Ĥakiim = pandai dan memiliki
pendapat yang kuat
Ĥaliim = lembut, sabar
Ĥamdaan = yang banyak pujian
Ĥumaid = diminutif dari Aĥmad
Ĥaniif = yang lurus
Ĥaazim = berkemauan keras
Ĥabiib = yang terkasihi
Ĥasiib = pemberi, pembuat
perhitungan
Ĥafiizh = orang yang terjaga
Ĥaidar = pemberani
Ĥusaam = pedang yang tajam
Ĥilmiy = penyabar, pemurah
C
Khatiib = orang yang
menyampaikan khutbah
Khaliil = kekasih, sahabat yang
dipercaya
Khaalid = tetap di tempatnya,
kekal
Khuzaimah = pohon yang
bunganya sangat indah
Khaththaab= banyak bicaranya
Khalduun = ungkapan untuk kasih
sayang Khalaf = pengganti
Khaalish = murni, bersih
Khairiy = yang memiliki banyak
kebaikan Khaazin = yang memiliki
simpanan
Daariy = pandai, bijaksana
Daaniy = dekat
Daffaa’ = banyak memiliki
pertahanan diri
Daaris = orang yang belajar
Daliil = pemberi petunjuk kepada
sesuatu
Dzakwaan = sangat cerdas
Dzulfaqar = tulang sulbi, nama
pedang ‘Aliyy bin Abii Thaalib
Dzakiyy = cerdas, pandai
Dzakiir = baik dan kuat
ingatannya
Dzahab = emas
F
Raa-id = perintis, pasukan
perang terdepan
Raa-if = sangat penyayang
Raafi’ = kilauan halilintar
Raamiy = bintang, orang yang
memanah
Rajab = pengagungan
Ramziy = yang dapat disimbolkan
Ruwaid = lembut
Raiĥaan = rizki, bunga
Rasyiid = yang mendapat atau
memberi petunjuk
Raaghiib = orang yang
berkehendak, mencintai
Raakaan = kemuliaan
Raamiz = mengisyaratkan pada
sesuatu
Raziin = orang yang tenang,
teguh
Raatib = permanen
G
Zaahid = tidak mencintai
keduniaan
Zaahir = bercahaya
Zahraan = berkilau
Zuhair = wajah yang berseri-seri
Zaid = tambahan banyak
Zakiyy = suci, bersih
Zaahiy = wajah yang elok
Saabiq = lebih dulu dari yang lain
Saajid = orang yang bersujud
kepada Allah
Saalim = orang yang selamat
Saamiy = berperawakan tinggi
Saliim = terhindar dari bahaya
Salmaan = yang selamat
Sa’iid = yang berbahagia
Sayyaaf = pejuang
Sayyid = pemuka
Siraaj = pelita
Suruur = kegembiraan
Saa-id = pemimpin
I
Syariif = orang terhormat
Syihaab = meteor, cahaya api
Syahiid = saksi, yang terbunuh di
jalan Allah Syaakir = orang yang
bersyukur
Syuraiĥ = lapang dada
Syafiiq = sangat lemah lembut
Syakiib = yang memberi balasan
kebaikan Syaddaad = kuat,
sangat pemberani
J
Shaadiq = yang benar dalam
ucapan
Shaarim = tajam
Shafwaan = jenih, cerah
Shaa-ib = yang benar
Shaabir = yang sabar
Shaaliĥ = lurus dan benar
Shiddiiq = selalu membenarkan
Shafiyy = murni
Shaamid = tegar
K
Dhaawiy = bercahaya
Dhaĥĥaak = banyak tersenyum
L
Thaariq = bintang pagi, baru
Thaalib = yang mencari, murid
Thaahir = suci, mulia
Thayyib = baik, enak, wangi
Thariif = ajaib, jarang yang sama
M
Zhaafir = yang menang
Zhariif = cerdik
Zhahiir = penolong
Zhaahir = nyata
Zhafar = kemenangan
N
‘Aabid = orang yang beribadah
‘Aadil = adil
‘Aarif = yang sabar dan
mengetahui
‘Aashim = penjaga yang tulus
‘Aaqil = orang yang paham,
berakal
‘Aamir = orang yang menetap
‘Utbah = lika liku lembah
‘Atiiq = mulia, baik
‘Adnaan = yang menetap di suatu
tempat
‘Adiy = sekumpulan orang yang
siap berperang
‘Aziiz = yang perkasa, kuat
‘Afiif = yang terjaga dari
kehinaan
‘Aliyy = mulia, perkasa
‘Ubaadah = banyak beribadah
‘Athaa = rizki, kebaikan
‘Ayyaasy = panjang umur
‘Alwaan = tinggi
‘Ammaar = kuat imannya, baik
pujiannya, lemah lembut
‘Amruu = kehidupan, agama
‘Abbaas = singa
‘Azzaam = berkemauan kuat
Ghaaziy = pejuang
Ghaamid = yang memasukkan
pedang ke sarungnya
Ghaalib = orang yang menang
Ghaaliy = mahal
P
Fu-aad = hati
Faa-iq = istimewa, menonjol
Faaris = penunggang kuda,
pandai
Farĥaan = gembira
Fariid = unik, tiada bandingan,
mutiara yang sangat berharga
Fadhiil = yang utama, berbudi
Faishal = pemimpin, pemisah
antara hak dan batil
Faatiĥ = penakluk
Faaruuq = pemisah antara hak
dan batil
Farraas = tajam pikirannya
Fawwaaz = banyak memiliki
keberuntungan
Fahd = macan kumbang
Fauzaan = keberuntungan
Fathiin = cerdas
Q
Qaasim = pemberi imbalan
Qudamah = lama
Qais = tinggi hati dan kuat
Qaabuus = gagah, tampan dan
berkulit halus
Quthb = pemimpin
R
Kaatib = penulis
Kaamil= memiliki sifat-sifat
sempurna
Kariim = murah hati, mulia
Kan’aan = yang mengumpulkan
Kanz = harta simpanan
Kinaan = tempat menyimpan anak
panah
Kaasib = yang beruntung
Katsiir = banyak
S
Labiib = berakal, cerdik
Lathiif = lembut
Luqmaan = jalan terang
Laabid = singa
T
Maazin = wajah yang berseri
Maalik = pelindung, penanggung
jawab
Ma-muun = yang dipercaya
Mubaarak = diberkahi
Mutawakkil= tunduk dan
tawakal kepada Allah
Mujaahid = pejuang
Majiid = mulia
Maĥbuub= yang dicintai dan
disenangi
Maĥfuuzh = terpelihara
Maĥmuud = terpuji
Murraan = lembut
Maajid = terhormat
Mukhtaar = pilihan
Marjaan = butiran mutiara
Mursyid = pemberi petunjuk
Muzhaffar= yang dapat
memenuhi kebutuhannya
Ma’ruuf = terkenal, kebaikan
Mahdiy = yang mendapat hidayah
Maimun= yang mendapatkan
berkah
Muraad = kehendak, maksud
Murtadhaa = yang diridhai
Marwaan= batu yang sangat
keras
Mas’uud = yang beruntung, diberi
kesenangan
Mushliĥ = yang melakukan
perbaikan
Mu’aadz = orang yang terlindungi
Mufiid = yang memberi manfaat
kepada oang lain
Miqdaad = yang sering
menghadang perbuatan buruk
Mumtaaz = istimewa
Munjid = penolong
Mundzir = pemberi peringatan
Muniir = bercahaya
Muhanaa = tenang, damai
Mahiib = orang yang karismatik
Muyassar = yang dimudahkan
Naajiy = yang terbebas dari
keburukan
Naayif = tinggi
Nabiil = terhormat, punya
kelebihan
Nadiim = pendamping
Nafiis = berharga, menjadi
rebutan
Nawwaaf = unggul
Naufal = pemuda tampan
Najiib = mulia
Naashir = suka menolong
Naafi’ = yang memberi manfaat
Nashr = pertolongan
Na’iim = yang berbahagia
Naadir = berharga, jarang ada
V
Haadii = yang memberi petunjuk
Haasyim = orang yang tampil di
depan
Haani- = yang menyenangkan
Humaam = pemberani, ambisius
Hisyaam = kedermawanan
Hilaal = bulan sabit
W
Waĥiid = satu-satunya
Waduud = penuh kasih sayang
Waliy = penolong
Waliid = bayi, anak kecil
Wahiib = yang dianugerahi
X
Yaasir = mudah
Yaafi’ = terhormat
Yaziid = pertumbuhan
Yassar = banyak kemudahan
Jumat, 27 Mei 2011
Dialog Arwah Osama Bin Laden Dengan Paranormal Abdul Qadir Awami
Tewasnya Usamah bin Ladin
masih menjadi pembahasan di
Pakistan. Mulai dari pembahasan
serius yang melibatkan banyak
analis teror dan keamanan,
hingga ke pembahasan ringan
yang penuh humor. Seperti yang
ditulis oleh salah satu kolumnis
senior harian terkemuka di
Pakistan, Dawn, Nadeem F
Paracha. Dia menulis artikel dalam
bentuk wawancara tanya jawab,
mengulas soal tewasnya Usamah.
Seperti diberitakan jasad Osama
bin Laden di larung oleh tentara
Amerika di lautan
Yang membuat artikel ini unik
adalah, Paracha membuatnya jadi
semacam wawancara imajiner
antara Usamah dengan
paranormal yang bisa
berkomunikasi dengannya.
Berikut kutipan artikel berjudul
‘Dead Man and The Sea’ yang
mendapat ratusan tanggapan
itu:
Kami meminta bantuan cenayang
Abdul Qadir Awami Badami untuk
menghubungkan kami dengan roh
Usamah bin Ladin. Kami ingin
bertanya pada Usamah, apa
sebenarnya yang terjadi di
malam penyergapan oleh US Navy
SEALS di Abbottabad itu.
Abdul Qadir Awami Badami (AQAB):
Usamah, bisakah Anda
mendengar saya?
Usamah bin Ladin: Ya..ya.. Di mana
saya?
AQAB: Anda ada di dasar laut
Usamah
Usamah: Laut? Oh pantas.. di sini
banyak ikan. Apakah saya sudah
meninggal?
AQAB: Ya, sepertinya
Usamah: Hmm.. Bagaimana saya
bisa meninggal?
AQAB: Kami berharap Anda yang
bisa menceritakan itu pada kami…
Usamah: Yang saya ingat saat itu
hari sudah malam. Saya
menunggu pesuruh saya
membawa makan malam. Lalu
saya mendengar suara
helikopter. Saya kira itu pesuruh
saya membawa makan malam.
Mungkin dia ada rencana
membuat pesta kejutan untuk
saya. Saya tentu saja senang
kalau itu benar. Tapi…
Betapa kagetnya para penduduk
Bikini Bottom kedatangan paket
kiriman dari atas laut, penghuni
baru di kampung mereka
AQAB: Pesuruh Anda kerap
membawakan makan malam?
Usamah: Ya..ya.. Saban Senin dan
Selasa dia membawa Biryani.
Rabu dia membeli ayam chowmein.
Kamis steak. Sabtu dan Ahad
kami makan sayuran.
AQAB: Loh Jumat makan apa?
Usamah: Oh Jumat saya yang
memasak. Istri saya pandai
memasak jadi kami makan malam
bersama-sama.
AQAB: Oh begitu. Jadi mereka
tahu Anda bersembunyi di
Abbottabad?
Usamah: Loh tentu saja. Kan
mereka istri saya!
AQAB: Bukan, maksud kami,
pesuruh itu. Apakah dia tahu
Anda Usamah?
Usamah: Oh.. saya kira. Tidak.
Menurut mereka, saya hanyalah
pebisnis Arab yang berurusan
dengan peternakan unta dan
ekspor impor.
AQAB: Betulkah? Mereka tidak
mencek lagi profil Anda?
Usamah: Mereka tidak bisa
mendeteksi saya. Oh tadi Anda
katakan saya bersembunyi.
AQAB: Ya. Bukankah betul Anda
bersembunyi?
Usamah: Tidak sama sekali!
AQAB: Kalau tidak bersembunyi,
kok pemerintah AS butuh waktu
10 tahun menemukan Anda?
Usamah: Ah.. Pemerintah AS itu
bodoh. Mereka tak tahu apa-apa
soal gua.
AQAB: Tapi Anda kan tidak
sedang bersembunyi di gua!
Usamah: Ah teman, saya beritahu
ya.. Seluruh Pakistan itu seperti
satu gua yang besar.
AQAB: Kalau begitu, apakah
orang-orang Pakistan tahu Anda
bersembunyi di negara mereka
selama ini?
Usamah: Teman.. Mereka bukan
orang Pakistan kalau mereka
tidak tahu.. Hehe..
AQAB: Ceritakan pada kami
tentang persembunyian Anda di
Pakistan
Usamah: Di Pakistan
mengingatkan saya akan rumah
AQAB: Arab Saudi maksudnya?
Usamah: Bukan, Afghanistan.
Hanya saja Pakistan lebih baik
karena banyak mobil dan lift.
AQAB: Tapi Anda kan warga Saudi
Usamah: Pertama-tama saya
adalah Muslim.
AQAB: Anda adalah Alqaidah. Anda
dan Taliban, rekan Anda, telah
membunuh ribuan warga
Pakistan yang beragama Muslim.
Bagaimana Anda menanggapi hal
ini.
Usamah: Mereka (korban) adalah
Muslim yang buruk.
AQAB: Anda terdengar seperti
George W Bush.
Usamah: Ah.. Bush. Dia memang
mitra bisnis yang baik. Tapi ini
penggantinya, Obama ternyata
sosok yang berbeda.
AQAB: Beda? Maksudnya? Dalam
kebijakan dan strategi?
Usamah: Oh tidak. Maksud saya
beda dalam warna. Obama kan
hitam.
AQAB: Tapi dia tetap manusia!
AQAB: Amerika telah mengubur
Anda di laut
Usamah: Wah kok bisa? Apakah
Obama sudah masuk Islam? Saya
terkejut, kok Amerika tahu
kelompok kami tak ingin dikubur
dengan penanda. Tapi saya
cukup senang dikubur di laut.
Sebab kalau tidak, pasti akan
ada prasasti besar di makam
saya, dan orang-orang akan
datang untuk memujanya.
AQAB: Anda senang terhadap apa
yang Obama lakukan pada Anda?
Usamah: Oh ya! Tapi minus
tembakan di kepala saya ya.
AQAB: Oh jadi Anda ingat Anda
ditembak di kepala?
Usamah: Well yang saya ingat sih
saya tiba-tiba kena sakit kepala
yang amat sangat. Tahu-tahu
kepala saya sudah bolong.
AQAB: Apakah Pakistan terlibat
dalam pembunuhan Anda?
Usamah: Well, ya. Setidaknya
mereka menunda mengantar
makan malam saya saat itu. Jadi
saya tertembak dalam kondisi
perut kosong. Sial!
AQAB: Jadi Pakistan tahu di mana
Anda bersembunyi?
Usamah: Wah orang Pakistan saja
tidak tahu di mana mereka
berada. Apalagi saya. Eh..Apa
kata media-media di Pakistan?
AQAB: Beberapa pembawa
beritanya tampak terkejut dan
sedih.
Usamah: Oh ya. Beberapa dari
mereka pernah bekerja sebagai
tukang masak dan tukang pijit
saya.
masih menjadi pembahasan di
Pakistan. Mulai dari pembahasan
serius yang melibatkan banyak
analis teror dan keamanan,
hingga ke pembahasan ringan
yang penuh humor. Seperti yang
ditulis oleh salah satu kolumnis
senior harian terkemuka di
Pakistan, Dawn, Nadeem F
Paracha. Dia menulis artikel dalam
bentuk wawancara tanya jawab,
mengulas soal tewasnya Usamah.
Seperti diberitakan jasad Osama
bin Laden di larung oleh tentara
Amerika di lautan
Yang membuat artikel ini unik
adalah, Paracha membuatnya jadi
semacam wawancara imajiner
antara Usamah dengan
paranormal yang bisa
berkomunikasi dengannya.
Berikut kutipan artikel berjudul
‘Dead Man and The Sea’ yang
mendapat ratusan tanggapan
itu:
Kami meminta bantuan cenayang
Abdul Qadir Awami Badami untuk
menghubungkan kami dengan roh
Usamah bin Ladin. Kami ingin
bertanya pada Usamah, apa
sebenarnya yang terjadi di
malam penyergapan oleh US Navy
SEALS di Abbottabad itu.
Abdul Qadir Awami Badami (AQAB):
Usamah, bisakah Anda
mendengar saya?
Usamah bin Ladin: Ya..ya.. Di mana
saya?
AQAB: Anda ada di dasar laut
Usamah
Usamah: Laut? Oh pantas.. di sini
banyak ikan. Apakah saya sudah
meninggal?
AQAB: Ya, sepertinya
Usamah: Hmm.. Bagaimana saya
bisa meninggal?
AQAB: Kami berharap Anda yang
bisa menceritakan itu pada kami…
Usamah: Yang saya ingat saat itu
hari sudah malam. Saya
menunggu pesuruh saya
membawa makan malam. Lalu
saya mendengar suara
helikopter. Saya kira itu pesuruh
saya membawa makan malam.
Mungkin dia ada rencana
membuat pesta kejutan untuk
saya. Saya tentu saja senang
kalau itu benar. Tapi…
Betapa kagetnya para penduduk
Bikini Bottom kedatangan paket
kiriman dari atas laut, penghuni
baru di kampung mereka
AQAB: Pesuruh Anda kerap
membawakan makan malam?
Usamah: Ya..ya.. Saban Senin dan
Selasa dia membawa Biryani.
Rabu dia membeli ayam chowmein.
Kamis steak. Sabtu dan Ahad
kami makan sayuran.
AQAB: Loh Jumat makan apa?
Usamah: Oh Jumat saya yang
memasak. Istri saya pandai
memasak jadi kami makan malam
bersama-sama.
AQAB: Oh begitu. Jadi mereka
tahu Anda bersembunyi di
Abbottabad?
Usamah: Loh tentu saja. Kan
mereka istri saya!
AQAB: Bukan, maksud kami,
pesuruh itu. Apakah dia tahu
Anda Usamah?
Usamah: Oh.. saya kira. Tidak.
Menurut mereka, saya hanyalah
pebisnis Arab yang berurusan
dengan peternakan unta dan
ekspor impor.
AQAB: Betulkah? Mereka tidak
mencek lagi profil Anda?
Usamah: Mereka tidak bisa
mendeteksi saya. Oh tadi Anda
katakan saya bersembunyi.
AQAB: Ya. Bukankah betul Anda
bersembunyi?
Usamah: Tidak sama sekali!
AQAB: Kalau tidak bersembunyi,
kok pemerintah AS butuh waktu
10 tahun menemukan Anda?
Usamah: Ah.. Pemerintah AS itu
bodoh. Mereka tak tahu apa-apa
soal gua.
AQAB: Tapi Anda kan tidak
sedang bersembunyi di gua!
Usamah: Ah teman, saya beritahu
ya.. Seluruh Pakistan itu seperti
satu gua yang besar.
AQAB: Kalau begitu, apakah
orang-orang Pakistan tahu Anda
bersembunyi di negara mereka
selama ini?
Usamah: Teman.. Mereka bukan
orang Pakistan kalau mereka
tidak tahu.. Hehe..
AQAB: Ceritakan pada kami
tentang persembunyian Anda di
Pakistan
Usamah: Di Pakistan
mengingatkan saya akan rumah
AQAB: Arab Saudi maksudnya?
Usamah: Bukan, Afghanistan.
Hanya saja Pakistan lebih baik
karena banyak mobil dan lift.
AQAB: Tapi Anda kan warga Saudi
Usamah: Pertama-tama saya
adalah Muslim.
AQAB: Anda adalah Alqaidah. Anda
dan Taliban, rekan Anda, telah
membunuh ribuan warga
Pakistan yang beragama Muslim.
Bagaimana Anda menanggapi hal
ini.
Usamah: Mereka (korban) adalah
Muslim yang buruk.
AQAB: Anda terdengar seperti
George W Bush.
Usamah: Ah.. Bush. Dia memang
mitra bisnis yang baik. Tapi ini
penggantinya, Obama ternyata
sosok yang berbeda.
AQAB: Beda? Maksudnya? Dalam
kebijakan dan strategi?
Usamah: Oh tidak. Maksud saya
beda dalam warna. Obama kan
hitam.
AQAB: Tapi dia tetap manusia!
AQAB: Amerika telah mengubur
Anda di laut
Usamah: Wah kok bisa? Apakah
Obama sudah masuk Islam? Saya
terkejut, kok Amerika tahu
kelompok kami tak ingin dikubur
dengan penanda. Tapi saya
cukup senang dikubur di laut.
Sebab kalau tidak, pasti akan
ada prasasti besar di makam
saya, dan orang-orang akan
datang untuk memujanya.
AQAB: Anda senang terhadap apa
yang Obama lakukan pada Anda?
Usamah: Oh ya! Tapi minus
tembakan di kepala saya ya.
AQAB: Oh jadi Anda ingat Anda
ditembak di kepala?
Usamah: Well yang saya ingat sih
saya tiba-tiba kena sakit kepala
yang amat sangat. Tahu-tahu
kepala saya sudah bolong.
AQAB: Apakah Pakistan terlibat
dalam pembunuhan Anda?
Usamah: Well, ya. Setidaknya
mereka menunda mengantar
makan malam saya saat itu. Jadi
saya tertembak dalam kondisi
perut kosong. Sial!
AQAB: Jadi Pakistan tahu di mana
Anda bersembunyi?
Usamah: Wah orang Pakistan saja
tidak tahu di mana mereka
berada. Apalagi saya. Eh..Apa
kata media-media di Pakistan?
AQAB: Beberapa pembawa
beritanya tampak terkejut dan
sedih.
Usamah: Oh ya. Beberapa dari
mereka pernah bekerja sebagai
tukang masak dan tukang pijit
saya.
Langganan:
Postingan (Atom)