Rabu, 01 Juni 2011

Tanda-tanda Kemunculan Imam Mahdi

Para ulama membagi Tanda-
tanda Akhir Zaman menjadi
dua. Ada Tanda-tanda Kecil
dan ada Tanda-tanda Besar
Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil
jumlahnya sangat banyak dan
datang terlebih dahulu.
Sedangkan Tanda-tanda Besar
datang kemudian jumlahnya
ada sepuluh. Alhamdulillah, Allah
sayang sama umat manusia.
Sehingga Allah datangkan
tanda-tanda kecil dalam jumlah
banyak sebelum datangnya
tanda-tanda besar. Dengan
demikian manusia diberi
kesempatan cukup lama untuk
merenung dan bertaubat
sebelum tanda-tanda besar
berdatangan.
Banyak pendapat mengatakan
bahwa kondisi dunia dewasa ini
berada di ambang datangnya
tanda-tanda besar Kiamat.
Karena di masa kita hidup
dewasa ini sudah sedemikian
banyak tanda-tanda kecil yang
bermunculan. Praktis hampir
seluruh tanda-tanda kecil
kiamat yang disebutkan oleh
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsudah muncul semua di
zaman kita. Maka kedatangan
tanda-tanda besar tersebut
hanya masalah waktu. Tanda
besar pertama yang bakal
datang ialah keluarnya Dajjal.
Namun sebagian ulama
berpendapat bahwa sebelum
munculnya Dajjal harus datang
terlebih dahulu Tanda
Penghubung antara tanda-
tanda kecil kiamat dengan
tanda-tanda besarnya. Tanda
Penghubung dimaksud ialah
diutusnya Imam Mahdi ke muka
bumi.
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammengisyaratkan bahwa
Imam Mahdi pasti datang di
akhir zaman. Ia akan memimpin
ummat Islam keluar dari
kegelapan kezaliman dan
kesewenang-wenangan menuju
cahaya keadilan dan kejujuran
yang menerangi dunia
seluruhnya. Ia akan
menghantarkan kita
meninggalkan babak keempat
era para penguasa diktator
yang memaksakan kehendak
dan mengabaikan kehendak
Allah dan RasulNya dewasa ini
menuju babak kelima yaitu
tegaknya kembali kekhalifahan
Islam yang mengikuti manhaj,
sistem atau metode Kenabian.
ﻟَﻮْ ﻟَﻢْ ﻳَﺒْﻖَ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺇِﻟَّﺎ
ﻳَﻮْﻡٌ ﻟَﻄَﻮَّﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡَ
ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﺒْﻌَﺚَ ﻓِﻴﻪِ
ﺭﺟﻞ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﺑَﻴْﺘِﻲ
ﻳُﻮَﺍﻃِﺊُ ﺍﺳْﻤُﻪُ ﺍﺳْﻤِﻲ
ﻭَﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻴﻪِ ﺍﺳْﻢُ ﺃَﺑِﻲ
ﻳَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ
ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﻇُﻠْﻤًﺎ ﻭَﺟَﻮْﺭًﺍ
“Andaikan dunia tinggal sehari
sungguh Allah akan panjangkan
hari tersebut sehingga diutus
padanya seorang lelaki dari
ahli baitku namanya serupa
namaku dan nama ayahnya
serupa nama ayahku. Ia akan
penuhi bumi dengan kejujuran
dan keadilan sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kezaliman dan
penganiayaan.” (HR abu Dawud
9435)
Lelaki keturunan Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamtersebut adalah Imam
Mahdi. Ia akan diizinkan Allah
untuk merubah keadaan dunia
yang penuh kezaliman dan
penganiayaan menjadi penuh
kejujuran dan keadilan.
Subhanallah...! Beliau tentunya
tidak akan mengajak ummat
Islam berpindah babak melalui
perjalanan tenang dan senang
laksana melewati taman-taman
bunga indah atau melalui meja
perundingan dengan penguasa
zalim dewasa ini apalagi dengan
mengandalkan sekedar
”permainan kotak suara”..!
Imam Mahdi akan
mengantarkan ummat Islam
menuju babak Khilafatun’ala
Minhaj An-Nubuwwah melalui
jalan yang telah ditempuh Nabi
Muhammadshollallahu’alaih wa
sallamdan para sahabatnya,
yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.
Imam Mahdi akan berperan
sebagai panglima perang
ummat Islam di akhir zaman.
Beliau akan mengajak ummat
Islam untuk memerangi para
Mulkan Jabriyyan (Para
Penguasa Diktator) yang telah
lama bercokol di berbagai
negeri-negeri di dunia
menjalankan kekuasaan
dengan ideologi penghambaan
manusia kepada sesama
manusia. Bila Allah mengizinkan
Imam Mahdi untuk menang
dalam berbagai perang yang
dipimpinnya, maka pada
akhirnya ia akan memimpin
dengan pola kepemimpinan
berideologi aqidah Tauhid,
yaitu penghambaan manusia
kepada Allah semata. Banyak
ghazawat (perang) akan
dipimpin Imam Mahdi. Dan–
subhaanallah- Allah akan
senantiasa menjanjikan
kemenangan baginya.
ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺟَﺰِﻳﺮَﺓَ ﺍﻟْﻌَﺮَﺏِ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﻓَﺎﺭِﺱَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ
ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺮُّﻭﻡَ ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻬَﺎ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺛُﻢَّ ﺗَﻐْﺰُﻭﻥَ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝَ
ﻓَﻴَﻔْﺘَﺤُﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ
“Kalian perangi jazirah Arab
dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian Persia
(Iran), dan Allah beri kalian
kemenangan. Kemudian kalian
perangi Rum, dan Allah beri
kalian kemenangan. Kemudian
kalian perangi Dajjal,dan Allah
beri kalian kemenangan.” (HR
Muslim 5161)
Lalu apa sajakah indikasi
kedatangan Imam Mahdi?
Dalam sebuah hadits
Nabishollallahu’alaih wa
sallammemberikan gambaran
umum indikasi kedatangan
Imam Mahdi. Ia akan diutus ke
muka bumi bilamana
perselisihan antar-manusia
telah menggejala hebat dan
banyak gempa-gempa terjadi.
Dan kedua fenomena sosial dan
fenomena alam ini telah
menjadi semarak di berbagai
negeri dewasa ini.
ﺃُﺑَﺸِّﺮُﻛُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻤَﻬْﺪِﻱِّ ﻳُﺒْﻌَﺚُ ﻓِﻲ
ﺃُﻣَّﺘِﻲ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٍ ﻣِﻦْ
ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ
ﻭَﺯَﻟَﺎﺯِﻝَ ﻓَﻴَﻤْﻠَﺄُ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﻗِﺴْﻄًﺎ
ﻭَﻋَﺪْﻟًﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻣُﻠِﺌَﺖْ ﺟَﻮْﺭًﺍ
ﻭَﻇُﻠْﻤًﺎ
“Aku kabarkan berita gembira
mengenai Al-Mahdi yang diutus
Allah ke tengah ummatku
ketika banyak terjadi
perselisihan antar-manusia dan
gempa-gempa. Ia akan penuhi
bumi dengan keadilan dan
kejujuran sebagaimana
sebelumnya dipenuhi dengan
kesewenang-wenangan dan
kezaliman.” (HR Ahmad 10898)
Hadits berikut ini bahkan
memberikan kita gambaran
bahwa kedatangan Imam Mahdi
akan disertai tiga peristiwa
penting. Pertama,perselisihan
berkepanjangan sesudah
kematianseorang pemimpin.
Kedua, dibai’atnya seorang
lelaki (Imam Mahdi) secara
paksa di depan Ka’bah. Ketiga,
terbenamnya pasukan yang
ditugaskan untuk menangkap
Imam Mahdi dan orang-orang
yang berbai’at kepadanya.
Allah benamkan seluruh
pasukan itu kecuali disisakan
satu atau dua orang untuk
melaporkan kepada penguasa
zalim yang memberikan mereka
perintah untuk menangkap
Imam Mahdi.
ﻳَﻜُﻮﻥُ ﺍﺧْﺘِﻠَﺎﻑٌ ﻋِﻨْﺪَ ﻣَﻮْﺕِ ﺧَﻠِﻴﻔَﺔٍ
ﻓَﻴَﺨْﺮُﺝُ ﺭَﺟُﻞٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ ﻫَﺎﺭِﺑًﺎ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴَﺄْﺗِﻴﻬِﻨَﺎﺱٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ ﻣَﻜَّﺔَ
ﻓَﻴُﺨْﺮِﺟُﻮﻧَﻪُ ﻭَﻫُﻮَ ﻛَﺎﺭِﻩٌ
ﻓَﻴُﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻧَﻪُ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺮُّﻛْﻦِ
ﻭَﺍﻟْﻤَﻘَﺎﻡِ
ﻭَﻳُﺒْﻌَﺚُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺑَﻌْﺚٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻫْﻞِ
ﺍﻟﺸَّﺎﻡِ ﻓَﻴُﺨْﺴَﻒُ ﺑِﻬِﻢْ ﺑِﺎﻟْﺒَﻴْﺪَﺍﺀِ
ﺑَﻴْﻦَ ﻣَﻜَّﺔَ ﻭَﺍﻟْﻤَﺪِﻳﻨَﺔِ
“Akan terjadi perselisihan
setelah wafatnya seorang
pemimpin, maka keluarlah
seorang lelaki dari penduduk
Madinah mencari perlindungan
ke Mekkah, lalu datanglah
kepada lelaki ini beberapa
orang dari penduduk Mekkah,
lalu mereka membai’at Imam
Mahdi secara paksa, maka ia
dibai’at di antara Rukun
dengan Maqam Ibrahim (di
depan Ka’bah). Kemudian
diutuslah sepasukan manusia
dari penduduk Syam, maka
mereka dibenamkan di sebuah
daerah bernama Al-Baida yang
berada di antara Mekkah dan
Madinah.” (HR Abu Dawud
3737)
Saudaraku, sebagian pengamat
tanda-tanda akhir zaman
beranggapan bahwa indikasi
yang pertama telah terjadi,
yaitu perselisihan dan
kekacauan yang timbul
sesudah wafatnya seorang
pemimpin. Siapakah pemimpin
yang telah wafat itu?
Sebagian berspekulasi bahwa
yang dimaksud adalah Saddam
Husein. Karena semenjak
kematiannya, negeri Irak
berada dalam kekacauan
berkepanjangan. Wallahua’lam
bish-showwab. Bila analisa ini
benar berarti dewasa ini kita
sudah harus bersiap-siap
untuk berlangsungnya
pembai’atan paksa Imam Mahdi
di depan Ka’bah.
Saudaraku, bila ketiga
peristiwa di atas telah terjadi,
berarti Ummat Islam di seluruh
penjuru dunia menjadi tahu
bahwa Imam Mahdi telah
datang diutus ke muka bumi.
Panglima ummat Islam di Akhir
Zaman telah hadir.. . Dan bila ini
telah menjadi jelas kitapun
terikat dengan pesan
Nabishollallahu’alaih wa
sallamsebagai berikut:
ﻓَﺈِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺘُﻤُﻮﻩُ ﻓَﺒَﺎﻳِﻌُﻮﻩُ
ﻭَﻟَﻮْ ﺣَﺒْﻮًﺍ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﺜَّﻠْﺞِ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ
ﺧَﻠِﻴﻔَﺔُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻤَﻬْﺪِﻱُّ
“Ketika kalian melihatnya
(kehadiran Imam Mahdi), maka
berbai’at-lah dengannya
walaupun harus merangkak-
rangkak di atas salju karena
sesungguhnya dia adalah
Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu
Dawud 4074)
Ya Allah, izinkanlah kami
bergabung dengan pasukan
Imam Mahdi. Ya Allah
anugerahkanlah kami rezeki
untuk berjihad di jalanMu
bersama Imam Mahdi lalu
memperoleh salah satu dari
dua kebaikan:’isy kariman
(hidup mulia di bawah naungan
syariat Allah) atau mut
syahidan (mati syahid). Amin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar