Jumat, 27 Mei 2011

Legenda MU 'Erick Cantona'

10 kali sudah Alex Ferguson
membawa MU menjadi juara Liga
Utama Inggris. Dan kejayaan MU
ini konon dimulai dari pembelian
pemain yang tepat dan brilian,
siapa lagi kalau bukan Eric
Cantona. Bersama Gary Pallister,
Denis Irwin dan Paul Ince, juga
pemain asal kelas ’92, Ryan
Giggs, mereka memulai kejayaan
MU setelah menjuarai Liga Inggris
di musim 1992-93.
Kejayaan Manchester United ini
sebetulnya sebuah
keberuntungan. Berawal sebuah
telepon dari presiden Leeds
United kepada Martin Edwards,
yang menjadi presiden komisaris
MU saat itu, ingin menanyakan
apakah MU berminat menjual
Denis Irwin. Permintaan Leeds itu
langsung ditolak tetapi
pembicaraan itu tidak berhenti
sampai disana karena ada
secarik kertas dari Fergie
kepadanya meminta untuk
menanyakan kemungkinan
pembelian Eric Cantona. Martin
Edwards cukup kaget karena Eric
Cantonamerupakan salah satu
kunci sukses Leeds United meraih
title juara Liga Inggris musim
1991/92.
Ternyata menambah kekagetan
Martin Edwards, Howard
Wilkinson (manajer Leeds) setuju
menjualnya dan musim 1992/93,
Eric Cantona resmi pindah dari
Leeds United ke Manchester
United hanya dengan biaya
transfer sebesar 1.2 juta
pounds. Waktu akan segera
membuktikan ini adalah pembelian
terbaikSir Alex Ferguson, yang
seperti kata Fergie, Eric Cantona
adalah ‘the missing link’ yang
selama ini dinantikannya.
Setelah dibeli dari Leeds, Eric
Cantona berhasil membawa MU
menjadi yang terbaik di pentas
Liga Inggris. Setelah terakhir
ditahun 1967 MU menjadi juara
liga premier Inggris, MU berhasil
mencicipi kembali nikmatnya
menjadi juara liga premiership
tahun 1993.
4 kali sudah Cantona memberikan
gelarbagi MU. Musim kompetisi
1992-93, 1993-94, 1995-96 dan
1996-97. Sebuah sukses yang
mengantarkannya sebagai
legenda dan diberi gelar oleh
fans MU sebagai "The King".
Di akhir karirnya, Eric Cantona
memberikan sesuatu yang
membekas bagi pecinta MU.
Sebuah selebrasi unik setelah
menciptakan gol terindah yang
pernah dibuatnya. Publik tak
akan pernah melupakan gol
brilian Eric Cantona ke gawang
Sunderland pada musim
1996-1997 lalu itu. Setelah
melewati tiga pemain belakang,
Cantona langsung men-chip bola
masuk ke mulut gawang. Begitu
bola menembus gawang, Cantona
hanya diam terpaku.
Cantona berhenti menjadi pemain
bola pada tahun 1997. Tapi kini,
Cantona tetap dikenang oleh
pecinta sepakbola seluruh dunia
sebagai yang terbaik. Dan pada
April 2008, Cantona didaulat oleh
majalah Four Four Two sebagai
pemain asing Liga Inggris terbaik
sepanjang masa. Cantona diikuti
oleh 2 legenda Arsenal, DDennis
Bergkamp dan Thierry Henry.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar